Loading...
You are here:  Home  >  Headlines  >  Artikel ini

Polwan Kudus Cetak Rekor MURI lewat Kegiatan Sosialisasi



Reporter:    /  @ 10:50:19  /  31 Agustus 2016

    Print       Email
kudus-polwan (e)

Polwan Polres Kudus memberikan sosialisasi bagaimana tertib berlalulintas kepada ribuan buruh yang ada di brak Djarum Desa Karangbener, Kecamatan Bae, Rabu (31/8/2016). (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

MuriaNewsCom, Kudus – Kegiatan pagi yang dilaksanakan para buruh di brak Djarum Desa Karangbener, Kecamatan Bae, menjadi lebih berwarna, Rabu (31/8/2016).

Saat sedang melaksanakan aktivitas pagi itu, tiba-tiba saja ribuan buruh ini didatangi para polisi wanita (polwan) dari Polres Kudus. Para polwan itu lantas meminta waktu sebentar kepada para buruh, untuk menyampaikan sosialisasi mengenai aturan lalu lintas.

Salah satu anggota polwan bernama Bripka Ulyatul Fikroh kemudian menyampaikan bagaimana pentingnya menjaga keselamatan, saat berkendara. ”Ibu-ibu kalau sedang naik motor, cek dulu beberapa bagiannya ya. Baik itu mesin, lampu, dan sebagainya,” jelasnya.

Menurut Ulyatul, yang paling penting lagi adalah menjaga kondisi tubuh saat berkendara. Karena itu berhubungan erat dengan faktor keselamatan. ”Jangan sampai mengantuk kalau lagi naik motor, pakai helm, dan perhatikan tanda-tanda saat bekendara di jalan,” tuturnya.

Keselamatan berlalu lintas, adalah sangat penting. Untuk itulah para buruh diminta agar patuh kepada aturan berlalulintas. ”Karena kalau sampai melakukan pelanggaran akibat pengecekan tidak bagus, maka bisa berdampak pada hal-hal yang tidak diinginkan. Seperti kecelakaan,” katanya.

Polwan lainnya, AKP Rahmawaty Tumulo juga menyampaikan sosialisasi mengenai perlindungan perempuan dan anak. Di mana semua sudah diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

”Silakan lapor kepada Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Kudus kalau tertimpa kejadian yang berhubungan dengan perempuan dan anak. Atau kalau ada yang mengalami kejadian itu, silakan lapor. Semuanya gratis, tidak dipungut biaya sama sekali. Dan kami pastikan akan dibantu. Bisa juga lewat SMS, nanti kami akan tindaklanjuti,” paparnya.

Rahmawaty yang juga tercatat sebagai kapolsek Kota ini, mengatakan jika sosialisasi tersebut sengaja dilakukan kepada para buruh. ”Karena memang jumlahnya sangat banyak di Kudus ini. Dan kami kira, akan sangat efektif kalau kemudian kita beri sosialisasi kepada mereka,” katanya.

Disebutkan Rahmawaty, sosialisasi ini juga memecahkan rekor MURI dengan jumlah peserta terbanyak. Yakni sebanyak 55.315 orang. Pihak MURI sendiri juga datang untuk memberikan penilaian,” imbuhnya.

Editor: Merie

 

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

bupati pati e

Baliho Bakal Calon Bupati Pati Terpasang di Pohon Pakai Paku di Kudus

Selengkapnya →