Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Grobogan  >  Artikel ini

Ssst… Ada Pelajar Cantik di Grobogan yang Jagoan Gulat, Ini Dia Sosoknya



Reporter:    /  @ 09:30:54  /  31 Agustus 2016

    Print       Email
Kepala SMKN 1 Purwodadi Sukamto mendampingi siswinya Dwi Ayu Puspitasari yang berhasil jadi juara gulat (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Kepala SMKN 1 Purwodadi Sukamto mendampingi siswinya Dwi Ayu Puspitasari yang berhasil jadi juara gulat (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Meski boleh dibilang cukup membanggakan, namun prestasi yang diraih Dwi Ayu Puspitasari, siswi SMKN 1 Purwodadi ini boleh dibilang unik. Sebab, Dwi meraih prestasi di bidang olahraga yang selama ini tidak lazim digeluti kaum perempuan. Yakni, cabang olahraga gulat.

Hebatnya, Dwi tidak sekedar ikut-ikutan menggeluti olahraga tersebut. Tetapi menekuni gulat dengan serius dan hal ini bisa dilihat dari prestasi yang sudah berhasil diraih.

Belum lama ini, Dwi berhasil meraih medali perunggu dalam ajang Kejurnas Gulat Remaja di Bandung. Dalam event ini, siswi kelas XI-TB1 tersebut turun di kelas 52 kg, gaya bebas.

Beberapa waktu sebelumnya, pelajar yang tinggal di Desa Cingkrong, Kecamatan Purwodadi tersebut juga berhasil meraih prestasi yang mengesankan. Yakni, meraih medali emas dalam Popda Jateng tingkat SMA dan medali perak dalam kejuaraan gulat di Tegal.

“Selama ini, saya memang serius menekuni gulat. Hampir setiap hari, saya melakukan latihan bersama teman-teman. Di satu sekolahan sini, ada delapan siswi yang ikut gulat. Tempat latihannya di rumah pelatih di Desa Ngembak, Kecamatan Purwodadi,” kata Dwi.

Pada awalnya, Dwi sama sekali buta dengan olahraga gulat. Ketertarikannya pada olah raga ini berawal dari ajakan Rika, guru olahraganya di SMKN 1 Purwodadi untuk ikut latihan gulat. Setelah beberapa kali ikut latihan di bawah bimbingan gurunya tersebut, Dwi merasa tertarik dan ingin serius berlatih.

Dwi mengaku sempat dilarang orang tuanya menggeluti olahraga keras tersebut. Namun, larangan tersebut tidak diindahkan. Setelah berhasil menggapai prestasi, kedua orang tuanya kemudian berbalik memberikan dukungan.

Prestasi yang didapat Dwi tidak hanya bikin bangga orang tua dan pelatihnya saja. Pihak sekolah tempatnya belajar juga mengapresiasi prestasi yang diraihnya.

“Setiap siswa yang dapat prestasi pasti kita kasih reward. Namun, besar kecilnya reward ini kita sesuaikan dengan level juara yang didapatkan. Hal ini kita terapkan sesuai dengan slogan kami bahwa SMKN 1 Purwodadi adalah ‘Sekolahnya para Juara’,” ungkap Kepala SMKN 1 Purwodadi Sukamto.

Sukamto menyatakan, selama ini, pihak sekolah selalu mendukung setiap kegiatan positif yang ingin dilakukan para siswa. Baik kegiatan dalam bidang akademisi maupun ekstrakurikuler, termasuk olah raga.

Selain untuk menyalurkan bakat, dukungan itu diberikan supaya siswa punya kesibukan lain yang bermanfaat diluar pelajaran sekolah. Dengan cara ini secara tidak langsung bisa dijadikan upaya untuk mencegah siswa melakukan kegiatan yang negatif.

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

bupati pati e

Baliho Bakal Calon Bupati Pati Terpasang di Pohon Pakai Paku di Kudus

Selengkapnya →