Loading...
You are here:  Home  >  Headlines  >  Artikel ini

Punya 280 Titik Parkir, Pemkab Jepara Targetkan Rp 600 Juta



Reporter:    /  @ 21:00:03  /  30 Agustus 2016

    Print       Email
Petugas parkir menarik kendaraan di salah satu titik di Kabupaten Jepara, Senin. (MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

Petugas parkir menarik kendaraan di salah satu titik di Kabupaten Jepara, Senin. (MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

MuriaNewsCom, Jepara – Di Kabupaten Jepara ada sekitar 280 titik parkir, terutama di tepi jalan raya. Dari 280 titik tersebut, Pemkab Jepara menargetkan pendapatan parkir sekitar Rp 600 juta selama setahun.

Target tersebut sama dengan tahun lalu. Namun tahun lalu, tidak mampu memenuhi target lantaran hanya dicapai sekitar Rp 580 juta saja. Sejumlah kendala dialami petugas untuk mengumpulkan pundi-pundi pemasukan dari sektor ini.

Kepala UPT Parkir pada Dishubkominfo Jepara, Musriyati, mengatakan, tahun ini pendapatan parkir masih jauh dari target, yaitu Rp 300 juta kurang. Angka tersebut terhitung hingga akhir Juli 2016. “Saat ini pendapatan parkir masih sekitar 49 persen, masih jauh dari target, ” katanya kepada MuriaNewsCom, Selasa (30/8/2016).

Menurutnya, tahun lalu pendapatan parkir memang tidak sampai target, yaitu Rp 600 juta. Kendala yang dihadapi, di antaranya, adanya tukang parkir yang terputus sehingga tidak menyetorkan pendapatannya. Selain itu banyak tukang parkir yang nakal alias tidak setor pendapatan. Musriyati mengaku, pihaknya kerap kali memanggil petugas parkir yang nakal tersebut. “Kami beri peringatan. Jika dalam jangka tiga bulan masih belum menyetor maka kontraknya kami putus,” katanya.

Lebih lanjut ia mengatakan, tahun ini sudah ada 10 tukang parkir yang diganti. Itu lantaran mereka tidak menyetorkan pendapatannya. “Tiga bulan masih belum berubah ya kami putus,” ungkapnya.

Ia juga mengemukakan, pihaknya mengelola sekitar 280 titik parkir umum di Jepara. Mulai dari kawasan Jepara Utara seperti Kelet, kawasan Kota hingga kawasan Welahan. Dari 280 tempat parkir tersebut pendapatan dari parkir tahun lalu sebesar Rp 580 juta. Untuk sampai pada target yang ditentukan masih kurang sebesar Rp 20 juta.

Sesuai ketentuan perda, tarif parkir sebesar Rp 500 untuk kendaraan roda dua dan Rp 1000 untuk kendaraan roda empat. Pihaknya melakukan penarikan di lapangan setiap minggu sekali. Untuk daerah tertentu yang jauh dari jangkauan dibuat kordinator. Sehingga kordinator itu menyetorlan pendapatan parkir ke Dishubkomonfo.

“Setiap tempat targetnya berbeda-beda. Mulai dari Rp 35 ribu per bulan hingga Rp 1. 200 ribu per bulan. Yang tinggi untuk lokasi luas seperti di Kawasan Pasar Jepara Satu,” imbuhnya.

Editor : Akrom Hazami

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

bupati pati e

Baliho Bakal Calon Bupati Pati Terpasang di Pohon Pakai Paku di Kudus

Selengkapnya →