Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Grobogan  >  Artikel ini

Kreatif, Puluhan Pelajar di Grobogan Daur Ulang Sampah jadi Barang Bermanfaat



Reporter:    /  @ 17:25:12  /  30 Agustus 2016

    Print       Email
Para pelajar di Grobogan sedang menyelesaikan pembuatan aneka barang dari bahan bekas di Kantor BLH Grobogan, Selasa (30/8/2016). (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Para pelajar di Grobogan sedang menyelesaikan pembuatan aneka barang dari bahan bekas di Kantor BLH Grobogan, Selasa (30/8/2016). (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Puluhan pelajar dari berbagai sekolah di Grobogan ternyata punya kreatifitas yang cukup bagus. Yakni, membikin beragam barang dari bahan daur ulang sampah.

Hal ini terlihat dalam acara lomba kreasi daur ulang sampah yang diselenggarakan Badan Lingkungan Hidup (BLH) Grobogan, Selasa (30/8/2016). Ada beberapa barang yang berhasil dibuat para pelajar dari bahan yang tidak terpakai. Seperti tempat menaruh minuman kemasan dari gelas plastik, lampu hias hingga kursi yang dibikin dari ban bekas.

Kasubid Pengawasan dan Penaatan Lingkungan BLH Grobogan Fuad Soleh Anwar mengatakan, sasaran lomba kali ini adalah sekolah yang menjadi rujukan penilaian Adipura. Jumlahnya ada enam sekolah dan masing-masing mengirimkan dua tim.

“Sekolah yang ikut ada SMP dan juga tingkat SMA. Karena kita khususkan untuk sekolah yang jadi rujukan penilaian Adipura, maka jumlahnya tidak banyak,” jelas Fuad yang juga bertindak jadi ketua panitia lomba tersebut.

Dijelaskan, tidak ada tema khusus dalam kreasi daur ulang sampah itu. Setiap peserta bebas membuat produk kerajinan dengan bahan-bahan bekas yang sudah tidak terpakai dan berpotensi menjadi sampah menjadi barang yang bisa bermanfaat.

“Bahan sampah untuk lomba dibawa masing-masing peserta dari rumah. Untuk pembuatannya dilakukan di sini dan peserta bebas berkreasi apa saja,” sambungnya.

Menurut Fuad, ada empat kriteria dalam penilaian ini, yakni kerapian, keunikan, kesesuaian bahan dan tingkat kesulitan. Hasil karya para pelajar nantinya akan dinilai lebih lanjut oleh tim juri. Pemenangnya nanti akan mendapatkan hadiah dan uang pembinaan.

Beberapa peserta mengaku tidak mengalami kesulitan saat membuat kreasi barang dari sampah tersebut. Sebab, sebelum ikut lomba, mereka sudah beberapa kali membuat barang serupa.

“Kami sudah beberapa kali bikin kerajinan dari bahan sampah. Kali ini kami membuat tempat gelas air mineral dan tempat sampah,” kata Seli Fatmawati, salah satu peserta lomba yang berasal dari SMKN 1 Purwodadi.

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

bupati pati e

Baliho Bakal Calon Bupati Pati Terpasang di Pohon Pakai Paku di Kudus

Selengkapnya →