Loading...
You are here:  Home  >  Headlines  >  Artikel ini

Adanya Rute Kendal-Karimunjawa Dianggap Belum Berdampak  



Reporter:    /  @ 02:55:04  /  30 Agustus 2016

    Print       Email
Wisatawan bersiap menuju Karimunjawa Jepara dengan naik kapal yang disediakan, Senin (29/8/2016). (MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

Wisatawan bersiap menuju Karimunjawa Jepara dengan naik kapal yang disediakan, Senin (29/8/2016). (MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

MuriaNewsCom, Jepara – Manajer Express Bahari cabang Jepara, Sugeng Riyadi mengatakan, sejauh ini belum ada dampak yang signifikan dengan adanya rute Kendal-Karimunjawa bagi pelayaran dari Jepara ke Karimunjawa.

“Kami rasa tidak perlu khawatir, justru kami juga turut diminta membantu untuk mempromosikan yang ada di Kendal. Sebab, kami sama-sama jalan untuk jadwal sendiri juga disingkronkan antara Jepara dengan Kendal,” kata Sugeng.

Menurut dia, sejauh ini masih banyak yang lewat Jepara karena promosi di berbagai media khususnya media sozial dilakukan oleh para TL yang masih menggunakan tarif rute Jepara-Karimunjawa.

“Mungkin TL belum menghitung-hitung biaya bagi wisatawan yang melalui Kendal. Sebab ada perbedaan tariff. Untuk tairf kapal misalnya, ada selisih Rp 50 ribu. Kendal lebih mahal untuk tairf kapal dibanding Jepara karena selisih jarak,” terangnya.

Ia menambahkan, untuk tariff normal Express Bahari dari Jepara hanya Rp 150 ribu dan Rp 175 ribu. Sedangkan dari Kendal sekitar Rp 200 ribu dan Rp Rp 230 ribu. Mengenai jadwal pemberangkatan, dari Kendal menyesuaokan dengan jadwal dari Jepara.

Pelabuhan Kendal telah membuka trayek ke Karimunjawa baru-baru ini. Kondisi itu disikapi oleh para pemimpin wisata atau Tour Leader (TL) atau yang ada di Kabupaten Jepara. Mereka merasa keberatan dengan adanya trayek dari Kendal tersebut lantaran akan memecah wisatawan yang akan ke Karimunjawa.

Hal itu seperti yang dikatakan salah satu TL atau pengelola biro perjalanan wisata Karimunjawa, Ainur Rofiq. Menurutnya, dengan adanya penyeberangan kapal dari Kendal dengan armada Express Bahari sangat berpengaruh besar terhadap perekonomian di Jepara. Sebab, wisatawan Karimunjawa akan terbagi dengan Kendal, dan itu akan merugikan Jepara sebagai pemilik wilayah Karimunjawa.

Editor : Akrom Hazami

 

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

bupati pati e

Baliho Bakal Calon Bupati Pati Terpasang di Pohon Pakai Paku di Kudus

Selengkapnya →