Loading...
You are here:  Home  >  Headlines  >  Artikel ini

Teguh Ngaku Baru Sekali Gunakan Atribut TNI untuk Menipu



Reporter:    /  @ 18:57:19  /  29 Agustus 2016

    Print       Email
 Kapolres Rembang AKBP Sugiarto menunjukkan beberapa barang bukti yang disita dari tersangka penipuan yang mengaku sebagai anggota BIN, dalam gelar perkara di Mapolres Rembang, Senin (29/8/2016) (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)


Kapolres Rembang AKBP Sugiarto (dua dari kiri) menunjukkan beberapa barang bukti yang disita dari tersangka penipuan yang mengaku sebagai anggota BIN, dalam gelar perkara di Mapolres Rembang, Senin (29/8/2016) (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

MuriaNewsCom, Rembang – Teguh Setiyanto, warga Blok Bangong RT 1 RW 1 Desa Temiyang Sari, Kecamatan Kroya, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, mengaku baru sekali menggunakan identitas TNI untuk menipu orang.

Teguh, yang mengaku sebagai anggota BIN dengan pangkat Letnan Jenderal (Letjen), beralasan, jika dirinya melakukan penipuan karena untuk mencukupi kebutuhan ekonomi keluarga.  “Saya baru kali ini menggunakan identitas TNI untuk menipu,” katanya.

Kemudian terkait barang bukti yang disita polisi, berupa kartu identitas TNI dan plat nomor kendaraan dengan logo TNI, katanya, dibuat sendiri dengan cara memesan tukang plat di pinggir jalan. Kemudian plat dan identitas yang dimiliki tersebut digunakan sebagai senjata untuk melakukan penipuan.

Dalam hal ini, juga disita barang bukti lainnya berupa uang senilai Rp 100 juta, satu unit mobil Avanza warna hitam bernomor H 8644 LY, dua buah plat nomor kendaraan TNI bernomor 2629-00, dua buah lembar data tenaga honorer yang belum terdaftar di database dan yang gagal tes dan foto copy data tersebut, satu buah tas yang berisikan dokumen dan satu lembar kwitansi penerimaan uang Rp 100 juta.“Tersangka dijerat pasal 378 dan 372 KUHP tentang penipuan, dengan ancaman hukuman paling lama 4 tahun penjara,” ujar Kapolres Rembang, AKBP Sugiarto.

Untuk diketahui, Teguh, seorang anggota BIN gadungan yang mengaku berpangkat Letnan Jenderal ditangkap jajaran aparat gabungan TNI dan polisi. Mengaku sebagai anggota BIN, Teguh ternyata kerap melakukan penipuan sebagai calo PNS.

“Tersangka mengaku berpangkat Letjen. Setelah diselidiki, dia itu sipil yang meresahkan masyarakat. Dia melakukan penipuan hingga ratusan juta dengan alasan bisa memasukan PNS di sebuah instansi yang diinginkan. Untuk yang di Rembang, sementara korbannya M dan SR,” ujar Kapolres.

Baca juga : Jadi Calo PNS, BIN Gadungan Tipu Warga Hingga Ratusan Juta

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

bupati pati e

Baliho Bakal Calon Bupati Pati Terpasang di Pohon Pakai Paku di Kudus

Selengkapnya →