Loading...
You are here:  Home  >  Headlines  >  Artikel ini

Kisah Pesepeda Asal Pati yang Dikira Gelandangan dan Diangkut Satpol PP Tuban



Reporter:    /  @ 14:01:21  /  28 Agustus 2016

    Print       Email
 Soliqin saat menjelajah di Air Terjun Montel, Pegunungan Muria dengan menggunakan sepeda mininya beberapa waktu lalu (Istimewa)


Soliqin saat menjelajah di Air Terjun Montel, Pegunungan Muria dengan menggunakan sepeda mininya beberapa waktu lalu (Istimewa)

MuriaNewsCom, Pati – Ada banyak cerita ketika Moh Soliqin (33), warga Desa Pagerharjo, Kecamatan Wedarijaksa menjelajah berbagai daerah menggunakan sepeda mini bekas miliknya. Salah satunya, ketika Soliqin diangkut Satpol PP di Tuban karena dikira gelandangan.

“Waktu itu, saya bersepeda dengan lima orang teman. saya memakai sepeda mini bekas kesayangan saya. Jadwal perjalanan Pati-Tuban kami rencanakan seminggu lamanya. Modalnya hanya peralatan camping. Di sana, saya digelandang petugas Satpol PP karena dikira gelandangan,” tutur pria yang akrab disapa Koplak, Minggu (27/8/2016).

Namun, Soliqin akhirnya berhasil dibebaskan setelah menunjukkan kartu identitas KTP dan surat jalan dari desa. Pengalaman itu tidak pernah dilupakan Soliqin. Bahkan, peristiwa itu menjadi bagian dari kenangan selama meluapkan hobi ngontel menggunakan sepeda mini.

Nekatnya, Soliqin beserta lima temannya harus mencuci piring terlebih dahulu untuk mendapatkan makan dan minum. Usai makan, mereka kemudian tidur di trotoar pinggiran jalan. Aksi nekat ini yang membuat Soliqin dan teman-temannya digelandang petugas Satpol PP.

“Itu menjadi pengalaman yang berharga bagi kami. Perjalanan Pati-Tuban merupakan penjelajahan paling jauh pertama kali yang kami lakukan menggunakan sepeda mini ontel. Cukup melelahkan, karena memakan waktu hingga seminggu. Namun, kegiatan ini sangat menyenangkan,” ucap Soliqin.

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

bupati pati e

Baliho Bakal Calon Bupati Pati Terpasang di Pohon Pakai Paku di Kudus

Selengkapnya →