Loading...
You are here:  Home  >  Headlines  >  Artikel ini

Kudus Rencanakan Ganti Lampu Ramah Lingkungan 



Reporter:    /  @ 01:11:02  /  28 Agustus 2016

    Print       Email
Petugas memasang lampu ramah lingkungan bertenaga matahari dan angin, di Alun-alun Kudus, beberapa waktu lalu. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

Petugas memasang lampu ramah lingkungan bertenaga matahari dan angin, di Alun-alun Kudus, beberapa waktu lalu. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

MuriaNewsCom, Kudus – Percobaan empat lampu ramah lingkungan yang dipasang di Alun alun Kudus, dirasa bagus. Untuk itu, ke depannya diagendakan untuk diperbanyak agar bisa mengganti keberadaan lampu dengan tenaga  listrik dari PLN.

Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Kudus Sumiyatun, mengatakan berdasarkan tes yang dilakukan sudah membuahkan hasil. Lampu yang dipasang mampu menyala dalam waktu yang cukup lama. Selain itu penerangannya juga cukup.

“Lampunya dapat menyala mulai jam 18.00 WIB hingga 06.00 WIB. Jadi cukup lama jika digunakan untuk penerangan,” katanya kepada Murianewscom.

Menurutnya, langkah yang dilakukan adalah dengan menyusun anggaran pembelian lampu tersebut. Titik awal yang menjadi sasaran penempatan adalah sejumlah taman di Kudus.

Harapannya, dengan adanya lampu bertenaga matahari atau solar cell dan tenaga angin (baling-baling), maka akan mampu menghemat biaya listriknya. Selain itu, dengan garansi yang mencapai tiga tahun juga dirasa efektif untuk perawatan.

‘Namun kami masih belum tahu harganya berapa kalau beli. Selain itu, soal pembelian juga masih menyesuaikan anggaran, apakah nantinya disetujui ataukah tidak,” ungkapnya.

Dia menambahkan kalau keberadaan lampu juga menambah cantik penampilan. Sebab model lampu beserta paketan tidak dapat ditemukan di wilayah lain di Indonesia

“Dengan demikian maka diharapkan mampu menambah nilai Adipura. Ke depannya, Adipura bisa teraih lagi,” imbuhnya.

Sebelumnya, Kabupaten Kudus mendapatkan gratisan lampu ramah lingkungan oleh pabrikan. Tidak hanya satu unit saja, tapi Kudus mendapatkan empat unit lampu. Keempat lampu tenaga matahari dan tenaga angina tersebut terpasang di Alun-alun Kudus.

Perwakilan PT Helson Anhui Indonesia, selaku pihak pabrikan lampu tenaga matahari dan tengaga angin, Quirinto mengatakan, Kudus merupakan daerah yang berpotensi untuk ditetapkan jadi model percontohan. Sebab selain alamnya mendukung, pemerintahan juga dianggap pro dengan lingkungan.

“Itulah mengapa kami memilih Kudus sebagai lokasi pertama di Indonesia. Soalnya semua aspeknya mendukung untuk menggunakan,” lata Quirinto kepada MuriaNewsCom, Sabtu (27/8/2016).

Editor : Akrom Hazami

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

bupati pati e

Baliho Bakal Calon Bupati Pati Terpasang di Pohon Pakai Paku di Kudus

Selengkapnya →