Loading...
You are here:  Home  >  Headlines  >  Artikel ini

Forum Komunikasi PKBM Diminta Ikut Berperan Kurangi Angka Kemiskinan di Rembang



Reporter:    /  @ 16:20:46  /  27 Agustus 2016

    Print       Email
Wakil Bupati Rembang Bayu Andriyanto saat mengukuhkan  pengurus Forum Komunikasi PKBM Rembang di Aula Dinas Pendidikan Rembang, Sabtu (27/8/2016). (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

Wakil Bupati Rembang Bayu Andriyanto saat mengukuhkan pengurus Forum Komunikasi PKBM Rembang di Aula Dinas Pendidikan Rembang, Sabtu (27/8/2016). (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

MuriaNewsCom, Rembang – Wakil Bupati Rembang Bayu Andriyanto melakukan pelantikan terhadap pengurus Forum Komunikasi Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Rembang periode 2016-2021, di Aula Dinas Pendidikan Rembang, Sabtu (27/8/2016).

Dalam kesempatan tersebut, Bayu meminta agar Forum Komunikasi PKBM bisa ikut berperan dalam mengurangi angka kemiskinan yan ada di Rembang. “Saya harap, forum komunikasi atau wadahnya para pegiat PKBM ini bukan hanya seremonial saja. Melainkan bisa ikut sama-sama menanggulangi kemiskinan di Rembang,” kata Bayu.

Menurutnya, angka kemiskinan di Kabupaten Rembang yang terkenal dengan daerah pesisir tersebut masih terbilang cukup tinggi. Dari total penduduk sekitar 600 ribu jiwa, 19 persennya masih di bawah garis kemiskinan.

Wabup juga berharap, Forum Komunikasi PKBM ini juga bisa berinovasi terhadap dunia industri. Anggota yang memiliki skill dalam keterampilan, diminta untuk bisa menularkan keahlian tersebut kepada anggota lainnya. Sehingga, nantinya terwujud sebuah industri kreatif.

“Kalau di Rembang sudah ada program pemberantasan buta aksara atau literasi. Namun kita juga menuntut kepada PKBM jangan hanya bergerak di bidang kegiatan belajar mengajar masyarakat saja. Melainkan juga bisa bergerak di bidang usaha. Misalkan saja membuat produk kreatif dan lainnya,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Forum Komunikasi PKBM Jawa Tengah M. Ismanto mengutarakan, rata-rata anggota PKBM, saat ini masih belum banyak mempunyai usaha secara mandiri.”Oleh sebab itu, kita harus bisa menciptakan usaha kecil. Sehingga kita juga bisa memberikan manfaat kepada masyarakat banyak,” kata Ismanto.

Tak hanya itu, dirinya juga meminta supaya PKBM yang ada di 14 kecamatan di Rembang bisa saling koordinasi satu sama lainnya.”Yang penting kita bisa saling koordinasi satu sama lain. Supaya kita sebgai anggota PKBM juga bisa mempunyai program yang baik. Baik itu tentang kegitan belajar masyarakat atau juga bergerak di bidang usaha kecil atau wiraswasta,” pungkasnya.

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

bupati pati e

Baliho Bakal Calon Bupati Pati Terpasang di Pohon Pakai Paku di Kudus

Selengkapnya →