Loading...
You are here:  Home  >  Headlines  >  Artikel ini

Tuntut Transparansi Desa, Ratusan Warga Pasucen Pati Demo



Reporter:    /  @ 12:42:36  /  25 Agustus 2016

    Print       Email
Sejumlah warga yang bersiap melakukan aksi demo menuju Balai Desa Pasucen, Trangkil, Kamis (25/8/2016). (MuriaNewsCom/Lismanto)

Sejumlah warga yang bersiap melakukan aksi demo menuju Balai Desa Pasucen, Trangkil, Kamis (25/8/2016). (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Ratusan warga Desa Pasucen, Kecamatan Trangkil, Pati menggelar aksi demo di Balai Desa Pasucen, Kamis (25/8/2016). Aksi tersebut untuk menuntut transparansi anggaran desa dan mekanisme pengangkatan perangkat desa.

Dalam aksinya, warga memakai alat peraga seperti poster, baner, dan pengeras suara. “Aksi damai, jangan hilangkan tradisi sedekah bumi. Dana anggaran bukan untuk dikorupsikan. Rakyat Sucen berdikari, kami tidak mau dibohongi,” begitu bunyi salah satu tuntutan warga yang ditulis pada alat peraga baner.

Selain itu, warga membawa bendera merah putih dari titik kumpul di pertigaan jalan Desa Pasucen RW IV, kemudian bergerak menuju Balai Desa Pasucen dengan mengendarai kendaraan bermotor. Selama perjalanan, warga berorasi dengan diiringi lagu-lagu perjuangan hingga di balai desa.

Selanjutnya, belasan orang yang mewakili warga masuk ke balai desa untuk melakukan audiensi dengan pemerintah desa. “Kami menuntut keadilan, karena kebijakan pemdes yang tidak seimbang. Selain soal transparansi anggaran desa, kami juga menuntut keadilan karena promosi jabatan sekdes sarat dengan nepotisme. Pemilihan sekdes tidak melalui proses ujian tertulis dan tidak ada sosialisasi,” ujar Koordinator aksi, Adis Sulistyo.

Sedikitnya 37 personel dari kepolisian dan 18 personel anggota TNI diterjunkan untuk melakukan pengamanan terhadap aksi protes warga tersebut. Mereka tampak berjaga-jaga di berbagai sudut untuk mengantisipasi bila ada kemungkinan kerusuhan.

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Ssst….! Rumah Dinas Wabup Grobogan Mulai Dibenahi, Siapa yang Bakal Menempati?

Selengkapnya →