Loading...
You are here:  Home  >  Headlines  >  Artikel ini

Kata Pengelola Hotel di Kudus, Transaksi Narkoba Kerap Terjadi



Reporter:    /  @ 05:24:18  /  25 Agustus 2016

    Print       Email
hotel transaksi 2 e

Pengelola hotel mendeklarasikan diri Hotel Tolak Narkoba di Kudus, Rabu. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

MuriaNewsCom, Kudus – Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kudus Aris Junaidi mengakui potensi hotel digunakan sebagai transaksi narkoba tinggi. Untuk itulah pemantauan perlu dilakukan secara teratur

“Apalagi di Kudus, sangat berpotensi untuk dijadikan tempat transaksi. Malah, Kudus juga berpotensi digunakan untuk persembunyian pengedar,” ungkapnya.

Untuk itu, lanjutnya, antisipasi perlu segera dilakukan sejak awal. Dan pemantauan kepada pengunjung juga sangat dibutuhkan agar hotel tidak dimanfaatkan sebagai tempat peredaran narkoba.

Langkah yang akan diambil, kata dia akan segera mensosialisasikan ikrar tersebut kepada anggota lainnya. Sebab anggota PHRI masih ada yang tidak datang.

“Kami ada 37 anggota, semuanya termasuk kelas melati. Sehingga masih ada beberapa hotel yang belum mendapat materi sosialisasi Deklarasi Hotel Tolak Narkoba,” ungkapnya.

Kasat Narkoba Polres Kudus AKP Sukadi mengatakan, keberadaan hotel di Kudus berpotensi  jadi tempat transaksi narkoba yang aman. Selain itu juga keberadaan hotel juga kerap menjadi persembunyian pengedar barang haram itu.

Hal itu disampaikan dalam kegiatan Deklarasi Hotel Tolak Narkoba di Kudus, Rabu (24/8/2016).  Menurutnya keberadaan hotel sangat diwaspadai jika digunakan untuk transaksi. “Kami berharap pengelola hotel dapat ikut membantu memberantas peredaran narkoba,” katanya.

Editor : Akrom Hazami

 

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

bupati pati e

Baliho Bakal Calon Bupati Pati Terpasang di Pohon Pakai Paku di Kudus

Selengkapnya →