MURIANEWS.com
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Melihat Keceriaan Bocah Penyandang Kelumpuhan saat Dikunjungi Polwan

529

 

Kiki tampak ceria ketika dikunjungi Kasat Lantas AKP Nur Cahyo dan para Polwan (MuriaNewsCom/Dani Agus)
Kiki tampak ceria ketika dikunjungi Kasat Lantas AKP Nur Cahyo dan para Polwan (MuriaNewsCom/Dani Agus)

 

MuriaNewsCom, Grobogan – Raut ceria terpancar dari wajah Rahma Fariski (9), warga Dusun Bendo, Desa Getasrejo, Kecamatan Grobogan. Hal ini terlihat saat bocah yang akrab disapa Kiki itu dikunjungi empat anggota Polwan Polres Grobogan, Kamis (4/8/2016). Keceriaan itu barangkali cukup wajar. Sebab, selama ini, cita-cita bocah yang mengalami kelumpuhan mendadak tersebut adalah menjadi seorang Polwan.

Kiki yang ditemani beberapa teman bermainnya bahkan ikut bernyanyi bersama polwan yang datang ke rumahnya. Kedua orang tuanya, Basrun dan Suharti juga terlihat haru melihat kunjungan yang dilakukan anggota Satlantas tersebut.Ikut hadir pula Kasat Lantas AKP Nur Cahyo dan Kaurbinops Iptu Afandi. Sejumlah anggota satlantas ikut pula dalam kesempatan tersebut.

Menurut Nur Cahyo, kunjungan itu dilakukan untuk memberikan motivasi pada Kiki dan keluarganya. Terlebih, dari pemberitaan media disebutkan kalau punya cita-cita jadi seorang polwan.

”Makanya, kami sengaja mengajak anggota polwan untuk ikut kesini biar anak ini merasa senang dan termotivasi biar bisa sembuh. Kami ikut prihatin dengan kondisinya saat ini. Semoga Kiki lekas diberikan kesembuhan agar bisa beraktifitas seperti teman lainnya,” ungkap Nur Cahyo.

Dalam kesempatan itu, Nur Cahyo juga sempat menyerahkan sebuah kendaraan milik Basrun yang sejak beberapa hari lalu sempat ditahan di Polres Grobogan. Hal ini lantaran Basrun terjaring operasi saat ada razia di bundaran Getasrejo.

Saat terjaring razia, Basrun terkena tindakan tilang. Sebab, dia tidak punya SIM dan kendaannya juga tidak dilengkapi spion dan kelengkapan lainnya. “Masalah tilangnya sudah kita selesaikan dan hari ini kendaraan bapak kita antarkan sekalian ke sini. Tolong, nanti dilengkapi kelengkapan kendaraannya,” lanjut Cahyo.

Saat ada razia, Basrun ketika itu hendak membelikan obat buat anaknya. Sampai beberapa hari lamanya, tilang kendaraan itu belum diurus karena dia belum memiliki uang.“Terima kasih atas perhatian dan bantuannya. Semoga dengan adanya kunjungan ini, anak saya makin bersemangat,” kata Basrun.

Editor : Kholistiono

 

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.