Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Ribuan Rakyat Kendeng Lawan Pendirian Pabrik Semen di Pati dengan Pawai Lingkungan

357
 Massa yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Kendeng Berdaulat mengelar aksi pawai lingkungan untuk menolak pendirian pabrik semen. (MuriaNewsCom/Lismanto)

Massa yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Kendeng Berdaulat mengelar aksi pawai lingkungan untuk menolak pendirian pabrik semen. (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Ribuan warga yang mengatasnamakan diri sebagai Aliansi Rakyat Kendeng Berdaulat menyuarakan perlawanan terhadap pendirian pabrik semen di Pati dengan menggelar pawai lingkungan, Sabtu (16/7/2016). Mereka pawai mengelilingi enam desa, mulai dari Dukuh Ngerang, Tambakromo menuju Wukirsari, Maitan, Pakis, Sumbersari, Kayen, dan kembali ke Ngerang.

Koordinator aksi, Arif Novianto mengatakan, pawai lingkungan menjadi cara bagi rakyat Kendeng untuk melakukan perlawanan terhadap upaya pendirian pabrik semen PT Indocement di kawasan Pegunungan Kendeng. Dengan pawai tersebut, ia ingin menyatakan, bahwa rakyat Kendeng masih punya semangat juang mempertahankan kedaulatan warga Kendeng.

“Menang atau tidak di PTUN Surabaya nanti, kita akan tetap melawan. Sebab, pendirian pabrik semen akan merusak lingkungan, sumber mata air habis, dan Gunung Kendeng sudah pasti rusak,” kata Arif.

Ia mengklaim, sedikitnya ada seribu orang yang melakukan aksi pawai lingkungan. Mereka berasal dari tiga kecamatan, yakni Tambakromo, Sukolilo, dan Kayen. “Kami akan melawan sampai titik darah penghabisan,” imbuhnya.

Aksi tersebut dikawal ketat dari pihak kepolisian. Tercatat, sedikitnya 949 personel gabungan dari Polres Pati dan Polda Jawa Tengah melakukan pengamanan di berbagai titik.

Tak tanggung-tanggung, Kasat Brimobda Polda Jateng Kombes Pol Anis Victor L Brugman, Kabag Bin Lat Roops Polda Jateng AKBP M Noor Subchan, dan Kapolres Pati AKBP Ari Wibowo turun di lapangan langsung untuk memantau kondisi aksi pawai lingkungan tersebut. “Kami sudah siagakan pasukan keamanan sejak pukul 07.30 WIB pagi. Kami tidak ingin ada aksi anarkis dan blokade pantura seperti tahun lalu,” ujar Ari Wibowo.

Baca juga : Aksi Tolak Pendirian Pabrik Semen di Pati Dikawal Ketat Pasukan Bersenjata

 

Editor : Kholistiono

 

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.