Loading...
You are here:  Home  >  Kesehatan  >  Artikel ini

RS di Kudus Siap Layani Pemudik Peserta JKN-KIS



Reporter:    /  @ 19:02:39  /  29 Juni 2016

    Print       Email
Penandatangan kesepakatan oleh BPJS Kesehatan dengan rumah sakit di Kudus dalam hal pelayanan saat lebaran (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

Penandatangan kesepakatan oleh BPJS Kesehatan dengan rumah sakit di Kudus dalam hal pelayanan saat lebaran (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)


MuriaNewsCom, Kudus
– Selama mudik Lebaran, BPJS Kesehatan membebaskan peserta JKN-KIS yang ingin berobat langsung ke rumah sakit. Adanya kebijakan ini, seluruh rumah sakit diharap dapat memberikan pelayanan terbaik kepada pasien.

Menyikapi kebijakan itu, pihak rumah sakit di Kudus, baik itu rumah sakit swasta maupun milik pemerintah siap menampung peserta JKN – KIS. Pihak rumah sakit menyepakati pelayanan yang masih tetap diberikan kepada pemudik mesti tanpa rujukan di tingkat faskes I.

Kesepakatan tersebut oleh pihak rumah sakit, dituangkan dalam penandatanganan saat jumpa pers pagi tadi. Perwakilan rumah sakit yang turut hadir dalam jumpa pers adalah RSUD Loekmono Hadi, RS Mardi Rahayu, RSI Sunan Kudus, RS Aisiyah dan RS Kemala Siwi. Mereka menandatangani kesiapan melayani pemudik peserta JKN-KIS.

Direktur RSI Sunan Kudus dr Farid Nur mengatakan, pihak RSI Sunan Kudus siap melayani pemudik peserta JKN-KIS. Namun agar program ini bisa lebih maksimal, menurutnya dibutuhkan publikasi yang lebih banyak. “Spanduk, baliho dan pamflet harusnya juga disiapkan. Agar para pemudik tahu adanya pelayanan ini,” katanya saat jumpa pers di Kantor BPJS Kesehatan Kompleks Perkantoran Mejobo, Rabu (29/6/2016).

Dia mengatakan, kesipaan juga untuk pelayanan rawat inap. Diyakini saat lebaran nanti banyak rumah sakit yang sepi pasien. Hal itu disebabkan pasien yang meminta pulang terlebih dahulu sebelum lebaran. “Pelayanan sekarang lebih bagus, kalau tahun lalu hanya pasien emergensi saja, namun sekarang pasien non emergensi juga dilibatkan,” ujarnya.

Sayangnya, di RSI Sunan Kudus saat lebaran pertama tidak ada yang piket dokter bedah. Sehingga jika ada kebutuhan untuk bedah tidak dapat terlayani.

Sementara, Direktur RSUD Loekmono Hadi Kudus dr Aziz Achyar menjelaskan, pelayanan tetap buka 24 jam, dan soal kartu BPJS, sebenarnya cukup menggunakan KTP. “Silakan saja datang berobat, KTP dirasa cukup. Dan untuk ruang, memang biasanya cukup longgar, karena mulai banyak yang meminta pulang,” ungkapnya.

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Merangkak Naik, Harga Beras di Kudus Tembus Rp 11.500 per Kilogram

Selengkapnya →