Loading...
You are here:  Home  >  Hukum & Kriminal  >  Artikel ini

Pencopet Pati Konangan di Pasar Murah Lebaran Rembang



   /  @ 13:17:52  /  29 Juni 2016

    Print       Email
Pelaku diamankan di Mapolres Rembang (Humas Polres Rembang)

Pelaku diamankan di Mapolres Rembang (Humas Polres Rembang)

 

MuriaNewsCom, Rembang – Copet di pasar murah Kelurahan Kutoharjo, Rembang, Selasa (28/6/2016) ditangkap Polres Rembang. Diketahui pelaku, Kasno (45), merupakan warga Mulyoharjo, Kecamatan/Kabupaten Pati.

Pelaku ditangkap polisi setelah menggasak dua barang berupa telepon seluler (ponsel) dan dompet di pasar murah. Kepada polisi, pelaku mengaku, dia datang dari Pati sekitar pukul 08.00 WIB. Sesampainya di pasa murah, pelaku melakukan aksinya dengan ikut berpura antre dengan warga lain.

Dalam suasana antre, pelaku menggasak ponsel milik korban bernama Sriyati (66) warga Kutoharjo, Rembang. Aksinya aman, karena korban tak mengetahui kalau barangnya telah berpindah tangan. Setelah itu, pelaku masih melanjutkan aksinya dengan menggasak dompet milik Sri Rahayuni (45) warga Kabongan Kidul, Rembang.

Untuk aksinya yang kedua, pelaku ternyata sial. Karena aksi pelaku berhasil diketahui korban yang seketika berteriak. Seketika itu pelaku berhasil diamankan oleh warga terlebih dahulu.

Polisi tidak lama kemudian mengamankan pelaku. Dari tangan pelaku, polisi mengamankan barang bukti berupa 1 buah dompet berisi uang tunai Rp 2,5 juta, kartu GTK, kartu NRG 1 buah foto kopi KTP, 1 buah buku rekening Simpedes, dan 1 buah ponsel. Satu unit sepeda motor SupraX milik pelaku dengan nopol K4063SG pun juga ikut diamankan.

Kapolres Rembang AKBP Sugiarto melalui Kasat Reskrim Polres rembang Eko Adi Pramono mengungkapkan, untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, pelaku kini tengah diamankan di tahanan Polres Rembang.  Pelaku dijerat Pasal 362 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara.

Eko menambahkan, bahwa menjelang Lebaran memang rawan terjadi kriminalitas. Hal itu dikarenakan kebutuhan masyarakat menjelang Lebaran mengalami peningkatan. “Kami imbau kepada masyarakat agar selalu waspada dan hati-hati dengan menaruh dompet di tempat yang aman,” tambahnya.

Dia juga menyarankan, agar warga tidak menyimpan uang dalam jumlah banyak di dompet. Dirinya menyarankan agar menggunakan ATM. Hal itu dirasa lebih aman dan mengurangi pemakaian uang tunai.

Editor : Akrom Hazami

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Letkol Andri Serahkan “Mahkota” Kepemimpinan Kodim 0718/Pati untuk Letkol Arief

Selengkapnya →