Loading...
You are here:  Home  >  Ekonomi  >  Artikel ini

Daging Beku Banyak Dijual Pedagang di Pasar Jepara



   /  @ 21:24:46  /  28 Juni 2016

    Print       Email
Bupati Jepara saat melakukan pengecekan di salah satu pasar di Jepara (MuriaNewsCom/Wahyu Khoiruz Zaman)

Bupati Jepara saat melakukan pengecekan di salah satu pasar di Jepara (MuriaNewsCom/Wahyu Khoiruz Zaman)

MuriaNewsCom, Jepara – Tinggal beberapa hari lagi, Hari Raya Idul Fitri akan tiba, namun  harga daging sapi rata-rata masih jauh di atas Rp 80 ribu per kilogramnya. Tak hanya itu, di lapangan ternyata banyak ditemukan daging beku yang dijual.

“Banyak daging sapi yang warnanya merah, sehingga nampak tidak sehat. Namun setelah diteliti lebih lanjut oleh dinas terkait, yakni Dinas Kesehatan dan Dinas Pertanian dan Peternakan Jepara, ternyata daging hasil disimpan di dalam lemari pendingin. Sehingga, warnanya agak merah kusam, namun tak berbahaya meski memang tak segar,” kata Bupati Jepara Ahmad Marzuqi, Selasa (28/6/2016)

Pihaknya telah melakukan pemantauan di beberapa pasar di Kabupaten Jepara wilayah selatan, mulai dari Pasar Mayong – Kalinyamatan dan Pecangaan. Harga daging di beberap pasar itu, masih berkisar Rp 100 ribu.  Harga tersebut relatif sama dengan harga sebelumnya.  Sementara untuk daging kerbau justru harganya lebih tinggi dan mencapai Rp 114 ribu.  “Namun demikian, ketersediaan di pasaran aman dan barang tersedia dengan cukup,” katanya.

Sementara, untuk daging ayam ras di ketiga pasar yang dipantau tersebut, justru mengalami penurunan harga sebesar seribu rupiah. Jika sebelumnya harga mencapai  Rp 31 ribu, saat ini di ketiga pasar tersebut relatif sama, yaitu Rp 30 ribu per ekornya. Sementara untuk ayam kampung harga tetap Rp 70 ribu hingga Rp 75 ribu.

Demikian pula untuk harga kebutuhan pokok masyarakat, pada dasarnya relatif sama, karena tidak ada kenaikan yang signifikan serta keadaannya cukup tersedia hingga lebaran. “Ketersediaan dan stabilitas harga ini dapat dilihat dari laporan masuk perkembangan harga rata-rata kebutuhan pokok masyarakat dan komoditas strategis di Kabupaten Jepara yang dihimpun Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Jepara,” terangnya.

Marzuqi sangat berharap, seluruh masyarakat diharapkan waspada, teliti dan hati-hati. Utamanya jika membeli barang ataupun makanan. “Lihat tanggal kedaluwarsanya maupun tanda-tanda lain yang mencurigakan. Intinya teliti sebelum membeli, karena menjelang hari raya biasanya ada oknum pedagang nakal yang sengaja menjual barang-barang atau makanan tersebut untuk keuntungan pribadi,” pungkasnya.

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Jelang Libur Akhir Tahun, Pantai Kartini Siapkan Personel Tambahan

Selengkapnya →