Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Grobogan  >  Artikel ini

Dor..Dor! 3 Pembobol Rumah Kosong Grobogan Roboh Bersimbah Darah



Reporter:    /  @ 11:19:50  /  28 Juni 2016

    Print       Email
dor

Kapolres Grobogan AKBP Agusman Gurning saat meminta keterangan pelaku kasus curat. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

 

MuriaNewsCom, Grobogan – Kasus pencurian dengan pemberatan (curat) di wilayah Grobogan yang terjadi di bulan Mei dan Juni 2016 akhirnya berhasil diungkap.

Dalam penyelidikan kasus ini, petugas Satreskrim Polres Grobogan akhirnya berhasil mengamankan tiga pelaku, Senin (27/6/2016).

Pelaku curat pada rumah kosong ini masing-masing, Zaenuri alias Bimo, 35, warga Desa Selo, Kecamatan Tawangharjo dan Sunarto alias Narjo,36, warga Desa Karangsari, Kecamatan Brati.

Satu pelaku lagi adalah Sugiyono alias Gono, 35, warga Desa Putatsari, Kecamatan Grobogan. Ketiganya, terpaksa ditembak kakinya lantaran hendak kabur ketika akan disergap.

Ketiga penjahat ini punya peran masing-masing saat melakukan aksi kejahatan. Pelaku Zaenuri berperan sebagai otak kejahatan dan penunjuk jalan. Kemudian, Sunarto yang juga dikenal sebagai seorang dukun atau paranormal menjadi eksekutor dan pembagi hasil kejahatan. Sedangkan Sugiyono tugasnya sebagai pengantar ke lokasi sasaran dan mengawasi situasi.

“Penangkapan ketiga pelaku ini berkat informasi dan kerjasama dengan masyarakat. Ketiga pelaku selama ini mencari sasaran rumah yang kondisinya sedang kosong,” terang Kapolres Grobogan AKBP Agusman Gurning pada wartawan saat gelar perkara, Selasa (28/6/2016).

Dalam dua bulan terakhir, pelaku ini setidaknya sudah beraksi di dua lokasi. Yakni, di rumah Bambang Sukoco, warga Desa Tawangharjo, Kecamatan Tawangharjo yang dilakukan 9 Mei lalu.

Saat beraksi, penjahat ini berhasil menggasak uang tunai milik korban senilai Rp 415 juta yang disimpan di dalam kamar.

Aksi kejahatan berikutnya dilakukan 11 Juni di rumah Sukarjianto, warga Desa Tegalrejo, Kecamatan Wirosari. Dalam aksinya, pelaku berhasil mendapatkan perhiasan emas dan perak serta uang tunai Rp 6 juta.

“Pelaku ini masuk ke dalam rumah dengan mencongkel pintu memakai linggis. Selain pelaku, sejumlah barang bukti dan hasil kejahatan berhasil kita amankan,” ungkap Agusman didampingi Wakapolres Kompol Wahyudi dan Kasat Reskrim AKP Agung Ariyanto yang ikut hadir dalam acara gelar perkara tersebut.

Editor : Akrom Hazami

 

 

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Usai Duel, Maling di Raguklampitan Jepara jadi Bulan-bulanan Warga

Selengkapnya →