Loading...
You are here:  Home  >  Ekonomi  >  Artikel ini

Aman, Makanan dan Minuman di Bulan Ramadan



   /  @ 20:25:32  /  25 Juni 2016

    Print       Email
Ilustrasi

Ilustrasi

 

MuriaNewsCom, Jepara – Masyarakat Kabupaten Jepara diimbau lebih waspada terhadap peredaran makanan dan minuman (mamin) yang berbahaya.
Sebab, bulan puasa apalagi menjelang Lebaran seperti saat ini, banyak penjual atau pedagang makanan dan minuman dadakan, yang jaminan kesehatannya masih dipertanyakan.
Kabid Kesehatan Masyarakat (Kesmas) pada Dinas Kesehatan (Dinkes) Jepara Mudrikatun mengatakan, meskipun belum pernah ditemukan makanan berbahaya selama Ramadan ini, masyarakat Jepara diminta tetap berhati-hati.

”Kehati-hatian bisa diwujudkan dengan cara selektif memilih makanan atau minuman di pasaran. Apalagi momen seperti ini banyak sekali penjual dadakan,” ujar Mudrikatun, Sabtu (25/6/2016).

Berdasarkan monitoring yang dilakukan pihaknya bersama instansi terkait, belum ditemukan makanan berbahaya yang tersebar di Jepara selama Ramadan. Selain itu, pihaknya juga belum mendapat laporan dari masyarakat terkait indikasi adanya makanan berbahaya bagi kesehatan selama Ramadan. Termasuk takjil untuk berbuka puasa.
”Menjelang puasa dan pada saat puasa kami telah melakukan monitoring di pasar Jepara, dan kami belum menemukan makanan yang berbahaya di lapangan. Semoga saja tidak menemukan karena memang tidak ada,” ungkapnya.

Pihaknya berencana kembali melakukan monitoring di lapangan. Monitoring akan terus dilakukan untuk mengatisipasi ancaman makanan berbahaya. Berdasarkan pengalaman tahun sebelumnya, makanan yang mengadung bahaya biasanya sudah bisa dideteksi melalui warna.

”Makanan yang pernah terdeteksi adalah teri nasi, cendol merah, dan kerupuk. Kalau mengadung zat berbahaya itu dari warnanya sudah mencolok,” katanya.
Untuk itu, pihaknya mengimbau agar masyarakat Jepara bisa lebih teliti dan membeli makanan atau minuman atau jajan jajan di pasaran.
Ia menambahkan, selain melakukan monitoring di lapangan, Dinkes juga telah menginfokan pada setiap puskesmas, jajaran SKPD, di Jepara. ”Agar melapor pada Dinkes jika ditemukan makanan berbahaya,” imbuhnya.

Editor: Merie

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Letkol Andri Serahkan “Mahkota” Kepemimpinan Kodim 0718/Pati untuk Letkol Arief

Selengkapnya →