Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Kudus  >  Artikel ini

Kepala Satpol PP: Jangan Beri Uang ke Pengemis



Reporter:    /  @ 19:54:11  /  25 Juni 2016

    Print       Email

kudus-pengemis maneh (e)

Kawasan Menara Kudus yang sepi dari aktivitas peziarah di bulan puasa, membuat pengemis berpindah lokasi dalam mencari penghasilan. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

MuriaNewsCom, Kudus – Meski tidak lagi berada di lokasi-lokasi wisata yang ada di Kudus ini selama puasa, namun pengemis tidak kehilangan akal dengan mencari sasaran baru untuk mendapatkan uang.

Salah satunya adalah dengan mendatangi rumah warga satu persatu. Inilah yang kemudian membuat gemas Kepala Satpol PP Kudus Abdul Halil. Dia bahkan mengimbau warga untuk tidak memberi uang ke pengemis.

Halil mengatakan, ada alasannya kenapa dirinya mengimbau kepada warga untuk tidak memberikan sumbangan atau uang kepada pengemis. Hal itu mengingat banyaknya pengemis yang beroperasi di Kudus ini, yang ternyata tidaklah semiskin yang dikira banyak orang.

”Banyaknya pengemis di wilayah Kudus, harus disikapi. Salah satunya, banyak yang kemudian penghasilannya sangat tinggi dari hasil mengemis. Makanya, saya imbau supaya warga tidak memberikan uang atau sumbangan ke pengemis,” terangnya.

Halil mengatakan, pihaknya terus melakukan patroli dan razia terhadap pengemis. Namun, pihaknya membutuhkan peran aktif masyarakat untuk membantu petugas yang ada.

Menurutnya, memang warga biasanya memberikan uang kepada pengemis, dengan alasan memberi amal atau sedekah. ”Tapi, sedekah dapat dilakukan dengan banyak hal. Misalnya untuk masjid, atau untuk anak yatim piatu, atau lainnya. Kalau untuk pengemis, nanti dululah,” katanya.

Partisipasi masyarakat memang sangat diharapkan pemerintah. Khususnya dengan tidak memberikan uang kepada pengemis. Sebab, dengan memberikan uang, akan membuat senang para pengemis itu sendiri.

”Mereka tidak akan kapok, dan akan terus mengemis. Bayangkan saja, ada yang sehari mendapatkan Rp 200 ribu. Kalau sebulan berapa coba. Dan jumlahnya menjadi semakin banyak, karena banyak yang ingin juga dapat uang banyak setiap harinya. Makanya pilih mengemis,” imbuhnya.

Editor: Merie

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Kosek Kos-kosan dan Penginapan, 9 Pasangan Mesum di Grobogan Terjaring

Selengkapnya →