Loading...
You are here:  Home  >  Ekonomi  >  Artikel ini

Keberadaan PKL Baru yang Seperti Ini Banyak Dikeluhkan



Reporter:    /  @ 05:00:48  /  25 Juni 2016

    Print       Email

f-pkl (e)

MuriaNewsCom, Kudus – Keberadaan pedagang kaki lima (PKL) di Kudus kini terus bertambah jumlahnya. Hal itu berpotensi memunculkan perselisihan antarpedagang. Sebab, ada beberapa lapak PKL lama justru ditempati pedagang yang baru.Bahkan, keluhan tentang keberadaan PKL baru tersebut mulai bermunculan kepada dinas terkait.

Menyikapi hal itu, Plt Dinas Perdagangan dan Pengelolaan Pasar (Disdagsar) Kudus Sudiharti mengatakan, bahwa para PKL juga memiliki tanggung jawab untuk menegur kepada pedagang yang baru, jika dirasa mengganggu.

“Jangan hanya protes saja,mereka juga memiliki wewenang untuk melarang bagi PKL baru untuk berjualan kalau memang mengganggu. Jadi, tidak hanya lapor tapi juga dapat mengurai,” katanya.

Menurutnya, seharusnya para paguyuban dapat bertindak terlebih dahulu sebelum melapor ke dinas. Jika tindakan itu tidak menuai hasil, maka langkah selanjutnya adalah dengan memberikan laporan kepada pihak dinas.” Jika langsung lapor, buat apa ada paguyuban segala. Tidak bisa, kalau paguyuban hanya meminta yang enak-enak seperti bantuan saja, tapi tugasnya juga dilaksanakan,” ujarnya.

Dia menjelaskan jumlah PKL hingga kini sekitar 3,3 ribuan. Jumlah tersebut merupakan jumlah yang terdata oleh pihak dinas. Sedangkan jumlah yang tidak terdata diyakini tidak kalah banyak.

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Kosek Kos-kosan dan Penginapan, 9 Pasangan Mesum di Grobogan Terjaring

Selengkapnya →