Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Blora  >  Artikel ini

PAD Sektor Pariwisata di Blora Masih Nol



   /  @ 09:10:35  /  25 Juni 2016

    Print       Email
 Keelokan  salah satu objek wisata di Kabupaten Blora, Gua Terawang di Todanan (Dok.Pippo Al Zahidi)


Keelokan salah satu objek wisata di Kabupaten Blora, Gua Terawang di Todanan (Dok.Pippo Al Zahidi)

 

 

MuriaNewsCom, Blora – Kabupaten Blora sebagai daerah yang memiliki potensi wisata yang cukup tinggi. Ternyata, masih belum bisa memberikan kontribusi positif terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Sugiyanto, Kepala Bidang (Kabid) Pariwisata pada Dinas Perhubungan Pariwisata Kebudayaan Komunikasi dan Informatika (DPPKKI) Blora membenarkan hal tersebut. Menurutnya, sektor pariwisata yang ada di Kabupaten Blora sulit untuk dikembangkan. Pasalnya, hampir semua objek wisata yang ada di Kabupaten Blora bukan aset milik daerah.

“Misalkan saja, kalau kita mau mengelola Gua Terawang di Todanan, ya itu kan milik Perhutani. Ya sudah, akhirnya dikelola oleh warga sekitar dan hasilnya masuk ke kas desa,” ujar Sugiyanto kepada MuriaNewsCom.

Selain itu, menurutnya, keberadaan investor yang akan menanamkan modalnya untuk mengembangkan sektor pariwisata yang ada di Kabupaten Blora hampir semuanya menolak. Hal itu disebabkan dengan pajak yang harus dibayarkan investor terlalu tinggi jika dibandingkan keuntungan yang diperoleh.

Kendati demikian, pihaknya sampai saat ini masih berusaha mendapatkan pundi-pundi rupiah dari sektor pariwisata yang bakal masuk dalam PAD. Ia menjelaskan, bahwa pihaknya sedang berusaha menyampaikan proposal kepada investor untuk mengembangkan pariwisata yang ada di Kabupaten Blora melalui Kementerian Pariwisata. “Kami membidik Pemandian Sayuran dan Kolam Renang Tirtonadi untuk bisa dikelola dengan baik,” jelas Sugiyanto.

Menurutnya, dengan pengelolaan yang baik oleh investor, maka akan mendatangkan keuntungan bagi daerah dan mampu membranding Blora dari segi Pariwisata. Sedangkan, ketika tidak ada satupun investor yang tertarik, pihaknya baru akan mengajukan bantuan kepada Kementerian Pariwisata untuk mengalokasikan dana guna pengelolaan pariwisata yang ada di Blora. “Mungkin kami akan meminta alokasi dana ke Kementerian Pariwisata untuk mengelola dua objek yang sedang kami bidik,” pungkas Sugiyanto.

 

Editor : Kholistiono

 

 

 

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Jelang Libur Akhir Tahun, Pantai Kartini Siapkan Personel Tambahan

Selengkapnya →