Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Grobogan  >  Artikel ini

Pengumuman Pemenang Lelang Revitalisasi Alun-alun Purwodadi Mundur



Reporter:    /  @ 15:30:08  /  24 Juni 2016

    Print       Email

lelang

MuriaNewsCom, Grobogan – Tahapan akhir proses lelang proyek revitalisasi kawasan alun-alun Purwodadi, berupa pengumuman pemenang tender mengalami perubahan jadwal.

Semula, pengumuman pemenangnya akan dilangsungkan 22 Juni. Namun, hal itu tidak bisa dilakukan karena ada beberapa proses yang masih dilakukan.

“Pengumuman pemenang lelang alun-alun ini jadwal semula memang 22 Juni. Namun, pengumuman ini kemungkinan baru kita langsungkan pekan depan, antara tanggal 27 atau 28 Juni,” ungkap Kabag Pengendalian Pembangunan Pemkab Grobogan, Siswanto.

Menurut dia, mundurnya pengumuman pemenang itu disebabkan tim yang menangani lelang butuh waktu untuk melakukan klarifikasi pada rekanan yang mengajukan penawaran proyek revitalisasi alun-alun tersebut.

Jumlah rekanan yang perlu diklarifikasi ada sembilan dan kesemuanya beralamat di luar kota. Beberapa di antaranya ada yang di luar Provinsi Jawa Tengah.

“Proses klarifikasi ini kita harus datang ke lokasi atau alamat rekanan. Jadi, butuh waktu cukup lama terutama untuk rekanan yang jauh. Proses klarifikasi ini harus dilakukan dengan cermat agar tahu persis kondisi rekanan tersebut. Kalau rekanan yang menawar cuma satu atau dua saja, maka proses klarifikasinya bisa lebih cepat. Tetapi, ini ada sembilan sehingga waktu klarifikasinya agak lama,” jelasnya.

Siswanto menambahkan, dalam proses lelang proyek senilai Rp 10,6 miliar tersebut secara keseluruhan ada 80 rekanan yang mendaftar. Tetapi hingga batas akhir pengajuan penawaran, hanya ada sembilan rekanan yang memasukkan berkas penawaran lelang.

Masih dikatakan Siswanto, sebelum lelang proyek fisik, terlebih dulu ada satu kegiatan yang dilelangkan pada Sabtu (21/5/2016) lalu. Yakni, jasa konsultasi pengawasan revitalisasi alun-alun tersebut.
“Jadi pelaksanaan proyek revitalisasi alun-alun nanti ada konsultan pengawasnya. Keberadaan konsultan ini diperlukan karena item pekerjaan revitalisasi alun-alun itu cukup banyak. Antara lain ada pembuatan taman, talud, penataan lapangan, penanaman rumput, pembuatan silter dan tenda PKL,” katanya.

Editor : Akrom Hazami

 

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Usai Duel, Maling di Raguklampitan Jepara jadi Bulan-bulanan Warga

Selengkapnya →