Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Blora  >  Artikel ini

Penempatan Hunian Rusunawa Tambakromo Cepu Bakal Molor



   /  @ 07:15:40  /  24 Juni 2016

    Print       Email
Wabup saat meninjau Rusunawa di Cepu. Penempatan hunian yang direncanakan bulan ini akan molor (MuriaNewsCom)

Wabup saat meninjau Rusunawa di Cepu. Penempatan hunian yang direncanakan bulan ini akan molor (MuriaNewsCom)

MuriaNewsCom, Blora – Calon penghuni Rumah Susun Sewa (Rusunawa) Tambakromo, Cepu, nampaknya harus bersabar untuk menghuni bangunan tersebut. Pasalnya, dari penjadwalan siap huni pada bulan ini sebelum lebaran, kini molor hingga habis lebaran. Salah satu penyebab Rusunawa tersebut belum bisa ditempati yakni, pengerjaan instalasi listrik dan saluran air dari PDAM masih belum selesai.

Kepala Bidang (Kabid) Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Blora Wiji Utomo melalui Kepala Seksi (Kasi) Perumahan Suharyono mengungkapkan, bahwa sampai saat ini pengerjaan pemasangan instalasi listrik dengan air masih berjalan.“Kemungkinan selesai setelah lebaran,” ujar Suharyono.

Meski begitu, ia mengaku, bahwa travo di setiap rumah sudah terpasang.Menurutnya, setelah pemasangan instalasi listrik dan air selesai, baru pihak Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahaan Rakyat (Kementerian PU PERA) baru akan melakukan serah terima kepada Pemkab.

Sedang, mekanisme penempatan Rusunawa akan diautur melalui Peraturan Bupati (Perbup). Sampai saat ini, katanya, Perbup sedang digodok di bagian hukum Setda Blora. “Perbup tentang Rusunawa Tambakromo saat ini sedang di godok teman-teman di bagian hukum,” jelas dia.

Diketahui, Rusunawa yang terdiri lima lantai tersebut terdapat 96 unit rumah. Masing-masing unit terdapat satu ruang tamu, satu kamar tidur, kamar mandi dan toilet. Masing-masing unit, jika dihitung secara luas, yakni 24 meter persegi.

Bagi keluarga yang memiliki banyak anggota keluarga, Suharyono mengungkapkan dalam klasifikasi yang dibuat oleh Kementerian PU PERA setiap orang efektif menghuni dalam 9 meter persegi.”Jadi kalau luas segitu, saya kira cukup, untuk yang anggota keluarganya banyak, nanti ada rekayasa tersendiri,” ujar dia.

Dalam penempatan nantinya pun ada skala prioritas. Yakni bagi warga yang tidak memilki rumah di wilayah Kelurahan Tambakromo, Kelurahan Balun dan juga pemukiman kumuh di sekitar sungai yang ada di Cepu.

Editor : Kholistiono

 

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Letkol Andri Serahkan “Mahkota” Kepemimpinan Kodim 0718/Pati untuk Letkol Arief

Selengkapnya →