Loading...
You are here:  Home  >  Ekonomi  >  Artikel ini

Kebanjiran Order, Perusahaan Jenang Kudus Tambah Karyawan Lepas



Reporter:    /  @ 08:15:51  /  24 Juni 2016

    Print       Email
Terlihat beberapa buruh sedang membuat jenang di Mubarokfood (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

Terlihat beberapa buruh sedang membuat jenang di Mubarokfood (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

MuriaNewsCom, Kudus – Menjelang datangnya Hari Raya Idul Fitri, permintaan jenang di Kudus semakin meningkat. Bahkan, permintaan jenang dapat mencapai dua kali lipat dari hari biasanya.

Marketing Manager Kepala Bagian Pemasaran Mubarokfood Muhammad Kirom mengatakan, jika pada hari biasanya sehari memenuhi pesanan dua ton saja, namun semenjak bulan kemarin, pesanan Jenang Mubarok dapat dua kali lipat, yakni mencapai 4 ton per hari.”Permintaan pada hari belakangan ini tinggi, khususnya wilayah Jawa dan sekitarnya. Bahkan sehari, minimal dapat mengantarkan jenang seberat empat ton,” katanya kepada MuriaNewsCom.

Menurutnya, permintaan tambahan  sebenarnya juga muncul dari luar Jawa. Hanya, karena mempertimbangkan segala sesuatunya, maka distribusi jenang di prioritaskan wilayah Jawa terlebih dahulu.

Sebagaimana diketahui, jenang termasuk makanan yang diburu ketika lebaran. Tidak hanya di Kudus saja, melainkan luar daerah juga demikian. Jenang juga biasa dijadikan oleh-oleh atau buah tangan saat berkunjung ke Kudus.

Untuk memenuhi kebutuhan konsumen, pihak Mubarokfood menambahkan tenaga lepas atau tenaga pocok. Tak tanggung-tanggung, tenaga pocok yang ditambah dalam memproduksi jenang mencapai 100 orang. Jumlah tenaga tambahan itu, beroperasi selama tiga bulan dengan mulai April hingga Juni mendekati datangnya lebaran.

Padahal, jumlah karyawan tetap di Mubarokfood sudah diangka 100 pula. Hanya, melihat tinggi nya permintaan, maka tenaganya harus ditambah pula. “Di sini modelnya shift, jadi karyawan yang memproduksi jenang, baik tetap maupun lepas dikenakan shift. Hal semacam ini sudah terjadi dari tahun ke tahun,” imbuhnya.

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Merangkak Naik, Harga Beras di Kudus Tembus Rp 11.500 per Kilogram

Selengkapnya →