Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Grobogan  >  Artikel ini

Dipertemukan Pemilik Hotel Ampera Grobogan, Warga Jagalan Tetap Menolak Adanya Karaoke



Reporter:    /  @ 15:12:59  /  23 Juni 2016

    Print       Email
Warga Jagalan Utara dipertemukan dengan pemilik Hotel Ampera didampingi tim teknis perizinan serta Muspika. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Warga Jagalan Utara dipertemukan dengan pemilik Hotel Ampera didampingi tim teknis perizinan serta Muspika. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Menindaklanjuti pertemuan dengan Bupati Grobogan Sri Sumarni beberapa hari lalu, perwakilan warga Jagalan Utara, Kelurahan Purwodadi, dipertemukan dengan pemilik Hotel Ampera, Kamis (23/6/2016).

Pertemuan ini dihadiri pula tim teknis perizinan serta jajaran Muspika Kecamatan Purwodadi.

Dalam pertemuan tersebut, warga tetap sesuai komitmen awal. Yakni, menolak adanya hiburan karaoke yang disediakan di dalam hotel tersebut.

“Kami atas nama warga tetap menolak jika di hotel ini nantinya disediakan karaoke atau hiburan lainnya yang menjurus maksiat. Sebab, keberadaan hiburan seperti ini akan mengganggu lingkungan dan membawa dampak negatif,” kata M Sirajuddin, koordinator warga Jagalan Utara.

Sampai saat ini, Hotel Ampera memang belum beroperasi karena masih dalam proses penyelesaian pembangunan. Meski demikian, indikasi adanya karaoke dan hiburan lainnya yang disediakan di dalam hotel sudah bisa terlihat.

Yakni, adanya beberapa ruangan yang mirip room karaoke karena dindingnya dilengkapi peredam suara. Ruangan ini letaknya di lantai dua. Selain itu, ada pula ruangan agak besar yang disebut-sebut sebagai tempat mini bar dan live music yang ada di lantai satu.

“Ruangan ini cukup mencurigakan dan pasti bukan untuk kamar tidur. Sebab, desainnya beda banget dengan ruangan kamar tidur yang sudah ada,” cetus Didin yang juga dibenarkan warga lainnya ketika melihat-lihat lokasi hotel.

Sementara itu, pemilik Hotel Ampera, Libowo ketika diminta memberikan penjelasan menyatakan, ruangan itu diperuntukkan untuk rapat dengan kapasitas terbatas. Yakni, untuk beberapa orang saja dan bukan untuk karaoke.

“Hotel ini kan belum beroperasi jadi jangan bilang kalau di sini ada karaoke atau lainnya. Ruangan itu kita gunakan untuk meeting room nantinya,” katanya.

Editor : Akrom Hazami

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Aset Milik Telkomsel Dilelang CIMB Niaga, Pemenang Lelang Layangkan Somasi

Selengkapnya →