Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Jepara  >  Artikel ini

Narapidana Rutan Jepara Diberi Pelatihan Pijat



   /  @ 11:00:16  /  23 Juni 2016

    Print       Email
Bupati Jepara Ahmad Marzuqi membuka pelatihan pijat di Rutan Jepara (MuriaNewsCom/Wahyu Khoiruz Zaman)

Bupati Jepara Ahmad Marzuqi membuka pelatihan pijat di Rutan Jepara (MuriaNewsCom/Wahyu Khoiruz Zaman)

MuriaNewsCom, Jepara – Warga binaan di Rumah Tahanan(Rutan) Jepara mendapatkan pelatihan pijat gratis. Kegiatan yang dimotori Kelompok Pusdiklat Pijat Wijaya Jateng perwakilan Jepara ini diikuti 32 peserta putra dan putri yang semuanya merupakan warga binaan Rutan Jepara.

 Ketua penyelenggara Agus Widodo menyampaikan, kegiatan ini murni kegiatan social, karena seluruh biaya dan anggaran penyelenggaraan didapat secara bergotong royong anggota dan pengurus Pusdiklat Pijat Wijaya. Harapannya pelatihan tersebut bermanfaat bagi para warga binaan setelah bebas.

 “Utamanya dalam membantu memberikan keterampilan sebagai mata pencaharian baru atau untuk menolong sesama. Sebagaimana yang dilakukannya selama ini, melalui keterampilan pijat mampu menghidupi keluarga. Bahkan, dengan pijat juga mampu membantu masyarakat yang terkena bencana melalui aksi sosial,” ujar Agus Widodo melalui rilis yang diterima MuriaNewsCom, Kamis (23/6/2016).

 Sementara itu, Bupati Jepara Ahmad Marzuqi mengatakan, pihaknya sangat prihatin terhadap saudara-saudara warga binaan. Karena mereka adalah orang-orang yang tejerumus dalam kesalahan dan dosa, dan semestinya harus lebih diperhatikan serta dibantu.

 “Para warga binaan ini juga sangat butuh motivasi untuk menatap masa depan. Terkait hal inilah, kami sangat apresiasi atas upaya yang dilakukan Pusdiklat Pijat Wijaya yang bersedia memberikan bantuan kepada warga binaan di Rutan Jepara,” katanya.

Ia berharap, pelatihan keterampilan ini mampu menghilangkan pikiran negatif yang selalu terngiang di benak para warga binaan. Dia meminta, di rutan ini sebagai bentuk puasa. Dengan demikian, para warga binaan nantinya akan mendapat pahala, yaitu berupa keberhasilan dalam menempuh hidup bermasyarakat yang baru dan sukses setelah ke luar.

 “Apalagi para warga binaan telah menerima pelatihan pijat yang dapat diaplikasikan di masyarakat. Sehingga bekal keterampilan yang didapatkan di rutan dapat dijadikan sebagai mata pencaharian baru yang halal dan berkah,” harapnya.

Editor : Kholistiono

 

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Jelang Libur Akhir Tahun, Pantai Kartini Siapkan Personel Tambahan

Selengkapnya →