Loading...
You are here:  Home  >  Ekonomi  >  Artikel ini

Agar Terbagi Rata, Begini Mekanisme Pembagian Kupon Pasar Murah di Jati



Reporter:    /  @ 14:38:24  /  22 Juni 2016

    Print       Email
Beberapa panitia pasar murah di Kecamatan Jati (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

Beberapa panitia pasar murah di Kecamatan Jati (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

MuriaNewsCom, Kudus – Pelaksanaan pasar murah yang digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus pada Rabu (22/6/2016) ini merupakan hari kedua. Kali ini, pasar murah berlangsung di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Kudus, Jati dan Undaan.

Camat Jati Harso Widodo mengatakan, mekanisme pembelian sembako di pasar murah, yakni menggunakan kupon. Pihak kecamatan, menurutnya membagikan kupon tersebut kepada warga yang memang dianggap membutuhkan.

“Dengan adanya kupon ini, kami bisa antisipasi adanya praktik memborong oleh pembeli. Setidaknya, untuk di Kecamatan Jati sendiri, kami menyediakan berbagai macam kupon. Untuk gula ada 1.500 kupon yang disediakan, minyak goreng sebanyak 1.000 kupon dan beras 400 kupon,” katanya kepada MuriaNewsCom.

Ia katakan, pembagian kupon tersebut dirancang di pintu masuk pasar murah. Sebelum masuk pasar murah, warga harus beli kupon terlebih dahulu. Kemudian, warga yang belanja juga diberi batasan maksimal, misal untuk gula maksimal  dua kilogram, minyak goreng dua liter, beras lima kilogram dalam satu paket. Sementara untuk elpiji bebas, namun tidak diperkenankan menggunakan mobil atau kendaraan besar.”Tadi langsung habis, dimulai pada pukul 08.30 WIB dan pukul 10.00 WIB lebih sudah habis semua,” ungkapnya.

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Merangkak Naik, Harga Beras di Kudus Tembus Rp 11.500 per Kilogram

Selengkapnya →