MuriaNewsCom
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Geruduk Pemkab, Warga Lebak Minta Kasus Korupsi Dana Desa Diusut Tuntas

142
Perwakilan warga Lebak beberapa waktu lalu sempat melancarkan aksi demonstrasi di Kantor Kejaksaan Negeri Purwodadi (MuriaNewsCom/Dani Agus)
Perwakilan warga Lebak beberapa waktu lalu sempat melancarkan aksi demonstrasi di Kantor Kejaksaan Negeri Purwodadi (MuriaNewsCom/Dani Agus)

 

 

MuriaNewsCom, Grobogan – Sekitar 25 perwakilan warga Desa Lebak, Kecamatan Grobogan, Selasa (21/6/2016) menggeruduk kantor pemkab setempat. Kedatangan mereka untuk menanyakan sampai sejauh mana penanganan kasus dugaan korupsi dan penyalahgunaan wewenang yang dilakukan Kepala Desa Lebak Kasman.

Beberapa waktu sebelumnya, perwakilan warga Lebak ini sudah sempat melancarkan aksi demonstrasi di Kantor Kejaksaan Negeri Purwodadi. Dalam aksinya itu, mereka meminta agar kasus dugaan korupsi segera ditangani.

”Kami sudah melaporkan kasus ini pada berbagai pihak. Baik, kejaksaan, kepolisian, dan inspektorat. Tetapi sampai sekarang belum jelas tindak lanjutnya sampai sajauh mana,” ungkap perwakilan warga Rusyanto.

Rombongan warga ini diterima Asisten I Pemkab Grobogan Puji Raharjo diruang rapat setda lantai I. Ikut hadir, Sekretaris Inspektorat Grobogan Supardi, Kabag Pemerintahan Desa Daru Wisakti dan Camat Grobogan Amir Syarifuddin.

Dalam kesempatan itu, Puji Raharjo mengatakan, kasus tersebut sudah dilaporkan pula pada bupati.  Jika nanti terbukti bersalah, bupati bisa saja mencopot jabatan kepala desa tanpa hormat.

“Jadi, tidak ada upaya untuk melindungi yang bersangkutan. Untuk itu, kami minta warga untuk tetap menghormati jalannya proses hukum yang ada,” jelasnya.

Sekertaris Inspektorat Supardi menambahkan, pemeriksaan terhadap Kasman tetap dilanjutkan. Pihaknya meminta agar warga dapat membantu dengan memberikan data yang valid saat dimintai keterangan.

“Kami minta agar warga tetap menghargai proses hukum dan jangan dioyak-oyak. Sebab, ini harus diproses lebih detail lagi dan butuh waktu,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Lebak Kasman mengaku sudah melaksanakan kegiatan fisik di desanya. Bahkan, laporan pertanggungjawaban sudah disampaikan dan telah diperiksa kalau tidak ada masalah.

”Kalau diminta untuk membuktikan, saya siap karena semua sudah saya laksanakan. Perihal banda desa sudah dilelang secara umum dan dilaksanakan oleh bendahara desa. Semua sudah dikoordinasikan,” jelasnya pada wartawan.

Editor : Akrom Hazami

 

 

United Futsal Pc

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.