Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Blora  >  Artikel ini

Dirazia, Sejumlah Bus Angkutan di Blora Tak Layak Jalan



   /  @ 03:08:42  /  21 Juni 2016

    Print       Email
Petugas sedang memeriksa kondisi fisik angkutan umum (MuriaNewsCom/Rifqi Gozali)

Petugas sedang memeriksa kondisi fisik angkutan umum (MuriaNewsCom/Rifqi Gozali)

MuriaNewsCom, Blora – Sejumlah sopir bus di Blora kaget saat mendapati petugas dari Satlantas Polres Blora dan Dinas Perhubungan Blora mengoperasi angkutan yang melintas dan bahkan sedang mangkal di Sub Terminal Ngawen, Senin (20/6/2016).

Satria, salah satu sopir bus jurusan Cepu-Todanan mengaku kaget saat petugas merazia semua angkutan umum yang ada. “Kaget aja, biasanya kan tidak ada razia-razia seperti ini,” jelasnya kepada MuriaNewsCom.

Hal senada juga diungkapkan oleh Edi Santoso, salah satu sopir bus AKDP. Ia mengapresiasi apa yang telah dilakukan oleh petugas. Menurutnya, kegiatan tersebut sebagai upaya pengawasan bagi sopir dan kondisi angkutan.

Dalam operasi tersebut, belasan bus terjaring operasi dikarenakan tidak dilengkapi surat-surat. Selain itu, terdapat bus dan angkutan umum yang tidak layak kondisi fisik maupun mesinnya. “Kami tidak mau adanya kejadian fatal yang disebabkan oleh kondisi kendaraan,” kata Ipda Yogo Sulistiyo, Kanit Dikyasa Satlantas Polres Blora.

Dia menambahkan, bahwa dari sejumlah angkutan yang terjaring razia tersebut, dikarenakan kondisi fisik dari kendaraan tersebut sudah tidak sesuai. Di antaranya, lampu yang mati, lampu yang ditutup skotlet, klakson tidak berfungsi dan roda bus yang tidak orisinil.

Menurutnya, yang dilakukan petugas merupakan kegiatan dalam rangka menyiapkan sarana transportasi yang laik jalan menjelang lebaran. “Kiranya bisa mencegah terjadinya kefatalan yang disebabkan oleh pengemudi maupun kondisi kendaraan,” kata Yogo.

Dalam razia ini, sejumlah pengemudi juga mendapatkan teguran dan diminta untuk melengkapi piranti yang masih belum lengkap. “Ada beberapa angkutan umum yang masih belum lengkap, seperti belum ada palu pemecah kaca ketika darurat,” imbuh Ignatius Ary Susanto, Kepala Bidang Lalulintas dan Angkutan Dinas Perhubungan Pariwisata Kebudayaan Komunikasi dan Informatika (DPPKKI) Kabupaten Blora.

Editor : Kholistiono

 

 

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Jelang Libur Akhir Tahun, Pantai Kartini Siapkan Personel Tambahan

Selengkapnya →