Loading...
You are here:  Home  >  Hukum & Kriminal  >  Artikel ini

Nunggak Angsuran, Perangkat Desa Dianiaya Oknum yang Mengaku Petugas Leasing



Reporter:    /  @ 19:45:55  /  20 Juni 2016

    Print       Email
Arif Noor Rohman (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

Arif Noor Rohman (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

MuriaNewsCom, Kudus – Arif Noor Rohman,  perangkat Desa Sidomulyo RT 5 RW 1, Kecamatan Jekulo, Kudus, masih menahan sakit akibat benturan di kepalanya. Dia mengaku, benturan keras di kepalanya tersebut akibar perlakuan kasar dari petugas yang mengaku dari leasing.

Katanya, beberapa orang yang mengaku petugas dari leasing tersebut berjumlah empat orang. Beberpa orang itu mendatangi rumahnya untuk mengambil paksa mobil yang angsurannya menunggak selama tiga bulan. Tak hanya mengambil paksa mobil, beberapa orang itu juga, katanya, melakukan tindakan kekerasan dan mengancam akan membunuh.

Menurutnya, peristiwa itu terjadi pada Kamis (16/6/2016). “Waktu buka puasa, ada empat orang turun dari mobil Honda Mibilio pelat B di depan rumah. Dengan wajar sangar, keempat orang tersebut berniat mengambil paksa mobil saya yang masih proses angsuran. Mereka marah-marah sambil membentak bentak saya,” katanya saat ditemui MuriaNewsCom, Senin (20/6/2016).

Mendapatkan perlakukan tersebut, dia mengaku bingung. Sebab, menurutnya untuk mengingatkan konsumen yang telat membayar angsuran tidak secara kasar seperti itu. Apalagi, yang bersangkutan katanya, tidak disertai surat tugas untuk menyita mobil miliknya, Suzuki Ertiga Nopol K 8522 AH warna abu-abu metalik.

Lebih lanjut dia mengatakan, bahkan dirinya mendapatkan perlakuan kasar lagi jelang Salat Tarawih. Gelas yang berisi air minum yang disuguhkan kepada beberapa tamunya itu, justru dipecahkan. Bahkan, sangkar burung yang tidak jauh dari lokasi juga dilempar hingga rusak.”Kepala saya dipegang, lalu  bagian belakang dibenturkan tembok. Saat ini masih terasa sakit akibat hal tersebut. Bahkan saya juga dicekik, sampai-sampai keluarga saya pada menangis,” ungkapnya.

Tak berhenti sampai disitu, tidak lama setelah itu, tandukan keras juga diterimanya, sehingga mengakibatkan sakit pada jidat.”Setelah itu, mereka baru pergi membawa mobil tersebut. Itu pun sambil menendang mobil saya itu. Padahal dalam mobil ada barang-barang saya,” ungkapnya.

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Letkol Andri Serahkan “Mahkota” Kepemimpinan Kodim 0718/Pati untuk Letkol Arief

Selengkapnya →