Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Kudus  >  Artikel ini

Ini Pengalaman Istri Kadishubkominfo Kudus Soal Parkir Liar



Reporter:    /  @ 20:40:14  /  20 Juni 2016

    Print       Email
Salah satu tempar parkir di Kudus (MuriaNewsCom)

Salah satu tempar parkir di Kudus (MuriaNewsCom)

MuriaNewsCom, Kudus – Keberadaan parkir liar menjelang lebaran Idul Fitri ini semakin banyak, khususnya di sekitar pusat perbelanjaan. Keberadaan parkir liar ini, terkadang merugikan pengunjung, sebab, retribusi parkir di luar ketentuan atau Perda.

Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Kudus Didik Sugiharto menceritakan, pernah suatu ketika,  istrinya menjadi korban parkir liar. Ketika itu, sang juru parkir liar meminta retribusi kendaraan mobil sebesar Rp 5 ribu.

“Kejadiannya di Pasar Kliwon. Karena jumlah retribusi tersebut tidak sesuai Perda, maka istri saya protes.  Bahkan kata istri saya, ketika itu sang juru parkir menyebut jika itu sudah sesuai imbauan dari Pak Didik Dishub. Padahal yang di depannya itu kan istri saya, ya ketahuan bohongnya lah dia,” katanya kepada MuriaNewsCom.

Melihat kenyataan yang seperti ini, dirinya menduga, tak jarang sang juru parkir liar mengatasnamakan petugas untuk mendapatkan retribusi yang lebih besar. Termasuk nama dirinya yang juga dicatut oknum juru parkir liar tersebut.

Dia menjelaskan, untuk saat ini parkir di Pasar Kliwon berada di tepi jalan umum. Sehingga tarif yang digunakan jua sama daerah lain, yakni sesuai Perda parkir jalan umum.

Dia menjelaskan, petugas lain juga ada yang mendapatkan perlakukan serupa. Tidak hanya di Pasar Kliwon saja, namun tempat lain juga demikian. “Yang pasti, minta karcis. Itu patokan untuk mengetahui biaya tarif yang sebenarnya,” ungkapnya.

Editor : Kholistiono

 

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Aset Milik Telkomsel Dilelang CIMB Niaga, Pemenang Lelang Layangkan Somasi

Selengkapnya →