Loading...
You are here:  Home  >  Hukum & Kriminal  >  Artikel ini

Penjahat di Rembang Dikejar Saat Subuh



   /  @ 16:19:10  /  20 Juni 2016

    Print       Email
razia subuh

 Polisi memeriksa pengendara yang melintas di Bundaran Pasar, Rembang, dalam operasi yang digelar subuh hari. (Humas Polres Rembang)

 

MuriaNewsCom, Rembang – Polisi Rembang terus mempersempit gerak kriminalitas di wilayah hukumnya. Dalam upaya menekan kriminalitas saat Ramadan, mereka gencar melakukan Operasi Cipta Kondisi terutama di dini hari dan subuh.

Seperti operasi yang digelar setelah waktu sahur, atau sekitar pukul 04.00 WIB. Mereka menyisir keberadaan penjahat maupun menghambat peredaran narkoba.

Razia dalam cipta kondisi mejelag Operasi Ramadhania 2016 itu, melibatkan personel dari berbagai satuan. Terdiri dari Satuan Sabhara, Satlanta, Intel, dan Reskrim. Seperti dalam razia yang digelar di Bundaran Pasar, Minggu (19/6/2016) dinihari.

Operasi itu, sempat membuat warga yang tengah beraktivitas kaget. Karena tak biasanya polisi menggelar razia pada subuh. Alhasil banyak pengendara yang melanggar yang tertangkap dan ditilang.

Kabag Ops Polres Rembang Kompol Yohan Setiajid menyatakan, razia itu memang ditujukan untuk memeriksa kendaran tang melintas di Rembang. Sasarannya yakni narkoba, miras, senjata api, dan pelaku pecurian.

” Pelaku Kriminalitas jangan diberi ruang gerak sedikitpun. Untuk itu kami terus lakukan operasi ini, saat jam rawan pada dini hari. Operasi ini digelar bertujuan untuk menekan angka kriminalitas yang terjadi di Kabupaten Rembang,” katanya, dikutip dari akun FB Humas Polres Rembang, Senin (20/6/2016).

Menurut dia, seluruh kendaraan yang melintas diperiksa. Mulai dari sepeda motor, mobil pribadi, hingga mobil boks dan truk. Pemeriksaan semakin diintensifkan kepada kendaraan dengan plat nomor dairi luar kota.

”Kami periksa seluruh bagian mobil yang mencurigakan dan apabila ditemukan pelanggaran hukum akan kami amankan,” jelasnya.

Polres Rembang sendiri akan terus melaksanakan Operasi Subuh secara rutin dengan personel yang sudah ditentukan. Operasi subuh ini juga merupakan cipta kondisi menjelang pelaksanaan operasi Ramadhaniya yang akan diselenggarakan dalam waktu dekat.

Dengan dilaksanakannya kegiatan ini, diharapkan mampu menekan angka kriminalitas di wilayah Kabupaten Rembang saat bulan Ramadan.

Setiap operasi Subuh akan dikerahkan personel minimal sebanyak 30 Anggota Gabungan Polres Rembang. Selain antisipasi menjamurnya aksi kejahatan, operasi tersebut juga untuk melindungi, memberi rasa aman dan nyaman kepada masyarakat.

Editor : Akrom Hazami

 

 

 

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Jelang Libur Akhir Tahun, Pantai Kartini Siapkan Personel Tambahan

Selengkapnya →