Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Pati  >  Artikel ini

Polisi Nangis saat Berbagi di Payang Pati



Reporter:    /  @ 18:00:23  /  18 Juni 2016

    Print       Email
satlantas e

KBO Satlantas Polres Pati Iptu Supriyono (kiri) mendengarkan ucapan terima kasih dari Kartini, karena sudah mendapatkan bantuan dari Satlantas Berbagi. (MuriaNewsCom/Lismanto)

 

MuriaNewsCom, Pati – Sore itu di Desa Payang RT 2 RW 3, Kecamatan Pati, Jumat (17/6/2016) sore, Kartini (75) tengah berada di rumah untuk mengurusi suaminya, Pardam (80).

Kartini mengalami gangguan pendengaran, sedangkan Pardam merupakan warga tunanetra dan tunarungu. Keduanya tidak bekerja dan hidup di rumah sederhana berlantai tanah. Hanya ada kursi dari kayu dan almari di ruang tamunya.

Kartini terkejut ketika tiba-tiba ada empat anggota polisi mendatangi rumahnya. Namun, rasa kaget tersebut hilang, setelah terlihat Kanit Regident Satlantas Polres Pati Iptu Parsa yang tak lain tetangganya sendiri.

Keempat anggota Satlantas Polres Pati yang datang ternyata membawa bingkisan sembako dan uang tunai yang dibungkus dalam amplop. Betapa girangnya Kartini, setelah mendapatkan bantuan tersebut.

“Saya senang dibantu sama pak polisi. Wong memang saya tidak punya apa-apa dan merawat suami saya,” tutur Kartini singkat.

Sementara itu, ketua RT setempat, Sukarno mengucapkan terima kasih kepada anggota Satlantas Pati yang sudah memperhatikan warganya. Sebab, Pardam memang sudah lama mengalami tunanetra dan butuh uluran tangan.

“Pak Pardam mengalami kebutaan sekitar 30 tahun yang lalu. Hidupnya menggantungkan pada istrinya yang kerja sebagai buruh di sawah. Itupun saat ini sudah berhenti kerja, karena faktor usia,” kata Sukarno.

Parsa yang sempat meneteskan air mata hanya bisa bersyukur bisa membantu tetangganya melalui program Satlantas Berbagi. “Semoga bantuan yang tidak seberapa itu bisa dimanfaatkan dengan baik,” ucapnya.

Sementara itu, KBO Satlantas Polres Pati Iptu Supriyono menuturkan, program Satlantas Berbagi selama ini sudah dilakukan di sejumlah kecamatan seperti Pati, Kayen, Gembong, dan Margoyoso. Ke depan, program bantuan untuk warga tidak mampu tersebut akan dilakukan rutin setiap Jumat.

“Ketika ada informasi warga tidak mampu dan benar-benar membutuhkan, baik dari masyarakat, perangkat desa, kepala desa, atau anggota Satlantas sendiri, kita akan datang untuk memberikan bantuan. Dana diambil dari amal suka rela anggota Satlantas yang ditaruh di Kotak Satlantas Berbagi,” pungkasnya.

Editor : Akrom Hazami

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Jelang Libur Akhir Tahun, Pantai Kartini Siapkan Personel Tambahan

Selengkapnya →