Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Blora  >  Artikel ini

Hati-hati, Jalur Alternatif di Blora Minim Penerangan



   /  @ 21:00:02  /  18 Juni 2016

    Print       Email

f-Rambu 2

 

MuriaNewsCom, Blora -Selain memetakan wilayah yang terindikasi menjadi biang kemacetan, Pemkab Blora juga memetakan jalan alternatif. Di antaranya, ruas Jalan Kunduran-Todanan.  Jalur tersebut bisa menghubungkan sampai Pucakwangi, Pati. Ruas jalan tersebut cukup baik, hanya saja, ada satu titik yang masih dalam pembetonan, tepatnya di Sendang Wates. Selain itu, ruas jalan tersebut juga minim rambu dan lampu penerangan.

Untuk Blora selatan, ada Jalur Cepu-Randublatung-Sulursari, Grobogan. Jalur tersebut tergolong jalur provinsi. Jika Anda melewati jalur tersebut, hendaknya  agar lebih berhati-hati. Pasalnya, sebagian jalur tersebut rusak dan bergelombang, seperti di ruas Ngraho-Nglandeyan. Ada tujuh titik pembetonan di jalur tersebut, yakni di Desa Mernung, Wulung, Balong, Plosorejo, Ngasem, Doplang dan Singget. Selain itu, ada satu titik perbaikan jembatan di Desa Sogo.

“Kemudian, untuk jalur Blora-Randublatung ada satu titik perbaikan jalan berupa betonisasi, tepatnya di sekitar Taman Hutan Kota Randublatung,” ujar Ignatius Ary Susanto, Kepala Bidang Lalulintas dan Angkutan pada Dinas Perhubungan Pariwisata Kebudayaan Komunikasi dan Informatika (DPPKKI) kabupaten Blora.

Sedang, bagi pengendara yang akan ke Tuban, bisa melewati Jalur Jepon-Bogorejo. Jalur tersebut merupakan alternatif ke Jatirogo Tuban. Jalur tersebut minim penerangan dan rambu-rambu. Selain itu ada satu titik pembetonan di ruas jalan Desa Jeruk-Bogorejo.Selain itu, yakni jalur Ngawen-Japah-Todanan, yang merupakan jalur provinsi. Kondisi jalur lumayan baik. Ada pembetonan jalan di ruas Jalan Japah-Tlogowungu.

 

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Jelang Libur Akhir Tahun, Pantai Kartini Siapkan Personel Tambahan

Selengkapnya →