Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Blora  >  Artikel ini

Berikut Titik Rawan Macet saat Mudik Lebaran di Blora



   /  @ 19:30:33  /  18 Juni 2016

    Print       Email
 Ignatius Ary Susanto Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Dinas Perhubungan Pariwisata Kebudayaan Komunikasi dan Informatika (DPPKKI) Kabupaten Blora (MuriaNewsCom)


Ignatius Ary Susanto Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Dinas Perhubungan Pariwisata Kebudayaan Komunikasi dan Informatika (DPPKKI) Kabupaten Blora (MuriaNewsCom)

MuriaNewsCom, Blora – Pemerintah Kabupaten Blora mulai memetakan titik-titik rawan mudik 2016. Ini dilakukan untuk melakukan langkah antisipasi dan pengawasan di titik-titik rawan tersebut.

Dalam penerapannya, Dinas Perhubungan Pariwisata Kebudayaan Komunikasi dan Informatika (DPPKKI) Kabupaten Blora sudah menginventarisir beberapa titik. Misalnya mencatat beberapa titik pasar tumpah yang perlu diwaspadai masyarakat saat mudik lebaran tahun 2016.

Beberapa pasar tumpah tersebut, di antaranya Pasar Rilban di Jalan Mr Iskandar, Jalan Sumodarsono dan Jalan Gatot Subroto, Blora. Selain itu Pasar Jepon, Pasar Ngawen dan Pasar Kunduran yang keberadaannya berada di jalur utama Blora.

Selain pasar tumpah ada juga terminal bayangan. Di Blora ada beberapa tempat yang tergolong sebagai terminal bayangan, di antaranya Perempatan Biandono Blora, depan Kantor BPN Blora di Jalan Nusantara, Kawasan Blok T dan eks Stasiun Blora, Perempatan Pasar Jepon dan Pertigaan Ketapang Cepu.

Pedestrian atau trotoar yang beralih fungsi juga berpotensi jadi penyebab kemacetan. Di Blora sendiri ada beberapa tempat, di antaranya, trotoar Pasar Induk Blora yang berada di Jalan Mr Iskandar dan Jalan Gatot Subroto, trotoar Pasar Rilban  di Jalan Sumodarsono, Pedestrian Kawasan Blok T dan eks Stasiun Blora.

“Kemudian, keberadaan kendaraan tak bermotor juga menjadi salah satu penyebab ketersendatan arus lalu lintas. Seperti di Jalan Gatot Subroto, Sumodarsono dan Mr Iskandar, karena memang di situ banyak kendaraan tak bermotor seperti becak,” kata Ignatius Ary Susanto Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Dinas Perhubungan Pariwisata Kebudayaan Komunikasi dan Informatika (DPPKKI) Kabupaten Blora.

Keberadaan aktivitas bongkar muat, lanjut dia, juga menjadi penyebab ketersendatan perjalanan.Di Blora, setelah dipetakan ada beberapa tempat diantaranya, Jalan Gatot Subroto, Pasar Hewan Pon, Jalan Ahmad Yani, Mr Iskandar Blora. Sedangkan untuk di Cepu, yakni di Jalan RSU Cepu.

 

Editor : Kholistiono

 

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Merangkak Naik, Harga Beras di Kudus Tembus Rp 11.500 per Kilogram

Selengkapnya →