Loading...
You are here:  Home  >  Hukum & Kriminal  >  Artikel ini

Begal Sabetkan Golok dan Rampas Motor di Kudus saat Waktu Sahur



Reporter:    /  @ 18:41:57  /  17 Juni 2016

    Print       Email
Sepeda motor Yamaha X-ride dan Scoopy sebagai barang bukti buah hasil dari aksi begal. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

Sepeda motor Yamaha X-ride dan Scoopy sebagai barang bukti buah hasil dari aksi begal. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

 

MuriaNewsCom, Kudus – Begal beraksi di Kudus. Kali ini, begal terjadi di Taman Oasis Djarum, Minggu (5/6/2016) pukul 03.00 WIB.

Dua pelaku begal adalah HS (30) warga Kudus dan MR alias Memet (23) warga Tembalang, Semarang.

Kejadian bermula, korban Ilham Hilmi (21) warga Mayong, Jepara sedang berkumpul bersama keempat temannya di Taman Oasis Djarum. Tiba-tiba, dua begal menghampiri mereka, menggunakan sepeda motor yamaha X-Ride, berboncengan.

Tanpa pikir panjang, begal Memat mengeluarkan golok dari pinggangnya. Golok dihunuskan di depan para pemuda.

HS turun dari sepeda motor dan meminta rokok secara paksa. Lantas, kedua begal meminta uang kepada korbannya. Uang yang terkumpul Rp 50 ribu.

Tak puas dengan hasil, kedua begal merebut ponsel Nokia type 1208 milik salah seorang korban, Asfal. Mereka juga merebut sepeda motor jenis honda Scoopy.

Salah seorang korban, Lukman menahan sepeda motor dengan cara memegang bagian belakang kendaraan. Salah seorang begal marah dan langsung mengayunkan goloknya ke tangan Lukman.

Lukman cepat menghindar dengan melepas pegangannya di motor. Kedua begal cepat kabur.

“Kedua pelaku tersebut tentunya sudah mempersiapkan golok atau senjata tajam tersebut untuk melakukan tindak krimainal,” kata Kapolres Kudus AKBP Andy Rifai saat gelar kasus di Mapolres setempat, Jumat (17/6/2016).

Minggu (12/6/2016) pukul 21.30 WIB di depan gedung DPRD Kudus, jejak begal tercium. Kedua pelaku berada di dalam mobil di depan kantor DPRD Kudus.

Di dalam mobil juga terdapat barang bukti dua buah golok. Selain senjata tajam, dalam pengembangan kasus itu, polisi juga mengamankan sepeda motor Yamaha X-ride dan sepeda motor  Honda Scoopy.

Kedua pelaku dikenakan pasal 363 jo (junto) 368 KUHP ancaman hukuman 9 tahun penjara.”Yakni mengenai pencurian dengan pemberatan disertai dengan pemerasan dan pengancaman,” tegasnya.

Editor : Akrom Hazami

 

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Jelang Libur Akhir Tahun, Pantai Kartini Siapkan Personel Tambahan

Selengkapnya →