Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Kudus  >  Artikel ini

Dikira Baca Mantra, Padahal Guru Ini Lafalkan Ayat Suci Alquran



Reporter:    /  @ 21:06:21  /  17 Juni 2016

    Print       Email
Nurrofiq (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

Nurrofiq (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

MuriaNewsCom, Kudus – Bagi Nurrofiq, Alquran sudah menjadi bagian yang tak terpisahkan dalam hidupnya. Untuk itu, setiap ada waktu luang, dirinya berupaya sebisa mungkin untuk istqomah membaca Alquran.

Apalagi, dirinya yang juga hafidz ini berupaya agar hafalan Alqurannya tetap terjaga. Untuk itu, dirinya harus pandai memanfaatkan waktu untuk melancarkan hafalannya tersebut, sehingga terus tetap terjaga sampai nanti.

Guru di MTs Tahfidz Yanbu’ul Quran Kudus ini juga memiliki pengalaman yang cukup unik. Ketika itu, dirinya mendapatkan tugas mengawasi ujian nasional (UN) dan sebagai pengawas ujian sekolah. Saat mengawas ujian tersebut, dimanfaatkan membaca Alquran.“Dikiranya saya membaca mantra, padahal kan saya ayat Alquran,” katanya sambil tersenyum lebar.

Agar hafalan Alqurannya tersebut juga tetap terjaga, dalam beberapa hari sekali, dirinya datang ke pondok pesantren di Dawe, tempat dirinya menimba ilmu, untuk setor hafalan. “Beberapa hari sekali atau kadang berapa pekan sekali saya datang ke pondok, untuk setoran hafalan lagi. Biar lebih mantap,” katanya kepada MuriaNewsCom.

Selain itu, lelaki beranak satu ini juga biasa membaca Alquran usai salat Maghrib dan Subuh. Waktu tersebut, dianggapnya paling tenang untuk membaca Alquran, di tengah kesibukannya sebagai bapak rumah tangga.

“Pengennya itu baca setiap waktu dan khususnya saat habis salat. Tapi, kesibukan keluarga terkadang tidak sempat bisa banyak baca. Rasanya senang saat membaca Alquran, adem, bahkan teman saya katanya juga bilang senang mendengarkan saya membaca Alquran,” ungkapnya.

Editor : Kholistiono

 

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Kosek Kos-kosan dan Penginapan, 9 Pasangan Mesum di Grobogan Terjaring

Selengkapnya →