Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Kudus  >  Artikel ini

Perhatian untuk Pemudik, Pertigaan Ngembal dan Perempatan Karawang Kudus Potensi Macet



Reporter:    /  @ 18:39:53  /  17 Juni 2016

    Print       Email

f-Rambu 2

MuriaNewsCom, Kudus – Arus mudik dan arus balik lebaran kerap menimbulkan kemacetan. Terlebih, Kudus merupakan daerah yang banyak dilalui pemudik dari dan ke arah Surabaya. Sehingga kemacetan terkadang muncul di beberapa titik.

Kabid LLAJ pada Dishubkominfo Kudus Putut Sri Kuncoro mengatakan, lokasi yang paling rawan terjadi kemacetan adalah di jalur umum atau jalur utama. Untuk untuk itu, di beberapa titik tersebut diberikan rambu agar pengguna jalan lebih cepat dan bisa memilih jalur alaternatif.”Seperti halnya di Pertigaan Ngembal, jalur tersebut sangat padat kendaraan, sehingga kendaraan yang menuju ke Semarang bisa langsung ambil kiri. Begitu pula dengan kendaraan yang menuju Jepara, diimbau untuk langsung menggunakan jalan lingkar. Selain lebih cepat, jalur tersebut juga dapat mengurangi kemacetan,” katanya kepada MuriaNewsCom.

Sementara jalur lain yang juga rawan adalah Perempatan Karawang atau SPBU Karawang Jekulo. Di sana, merupakan jalur utama kendaraan arah Kudus-Pati. Selain itu, jalan juga sempit, sehingga kendaraan harus antre dan urut. “Untuk itulah jalur alternatif disiapkan, agar dapat mengurai kepadatan lalu lintas di perkotaan,” ungkapnya.

Hanya, meski sangat membantu dalam mengurangi kemacetan. Namun sekarang sudah jarang yang menggunakan jalur alternatif, dan kebanyakan masih menggunakan jalur utama meski disiapkan jalur pengalihan.

Terlebih, banyak pula pemudik yang menggunakan sepeda motor, sehingga berdampak pada padatnya arus lalu lintas yang terdapat di Kudus. “Dalam waktu dekat akan kami rapatkan dengan kepolisian,  kajian tetap dilakukan untuk keselamatan pengguna jalan,” jelasnya.

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Jelang Libur Akhir Tahun, Pantai Kartini Siapkan Personel Tambahan

Selengkapnya →