Loading...
You are here:  Home  >  Info Metro  >  Info Polda  >  Artikel ini

Pengganggu Pemudik di Perbatasan Rembang-Tuban Akan Diburu Polisi



   /  @ 13:10:04  /  17 Juni 2016

    Print       Email
 Jajaran perwakilan Polres Rembang bertemu dengan perwakilan Polres Tuban di Kabupaten Tuban.

Jajaran perwakilan Polres Rembang bertemu dengan perwakilan Polres Tuban di Kabupaten Tuban.

 

MuriaNewsCom, Rembang – Perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Timur benar-benar dijaga selama musim arus mudik, nanti. Sehingga, pengganggu pemudik di wilayah perbatasan tidak akan bisa bergerak leluasa.

Hal itulah yang dilakukan jajaran Polres Rembang Jawa Tengah dan Polres Tuban Jawa Timur. Mereka akan siaga di perbatasan masing-masing provinsinya.

Persiapan itu tampak dilakukan kedua polres tersebut, di salah satu rumah makan di Tuban. Tujuannya, guna menyiapkan diri menghadapi Operasi Ramadan dan Idul Fitri 2016.

Dikutip dari info akun media sosial Facebook Humas Polres Rembang, kegiatan dihadiri perwakilan kedua polres. Di antaranya, Kapolres Rembang AKBP Sugiarto, Kapolres Tuban AKBP Fadly Samad, dan pejabat kedua polres itu.

AKBP Sugiarto, mengatakan Rapat Koordinasi Lintas Batas merupakan kegiatan persiapan pengamanan Idul Fitri tahun 2016. “Yang mana ada budaya di Indonesia yaitu mudik,” kata Sugiarto.

Berdasarkan rapat terdahulu bahwa arus mudik setiap tahun mengalami kenaikan. Hal itulah yang akan diantisipasi.

Dalam kegiatan pengamanan Ramadan dan Idul Fitri 2016, kata dia, diharapkan masing-masing sektor sudah mempersiapakan dengan baik. Sebab, lalu lintas bukan merupakan tugas wilayah sektoral akan tetapi kompeherensif.

“Tujuannya sama, bagaimana meningkatkan keselamatan lalu lintas,” ujarnya.

Untuk itulah rapat koordinasi dilakukan. Tujuannya agar dalam pelaksanaan pengamanan dapat berjalan dengan baik. Tugas pokok Operasi Ramadaniah 2016 dilaksanakan secara terpusat. Dengan didukung TNI, Diskominfo Rembang, Dinkes Rembang, DPU Rembang , Jasa Raharja, dan Mitra Kamtibmas lainnya.

Operasi Ramadaniah 2016 dilakukan selama 16 hari. Mulai 30 Juni-15 Juli 2016. “Guna mewujudkan situasi Kamtibmas dan Kamseltiblancar yang kondusif sehingga masyarakat dapat merayakan Lebaran dengan rasa aman dan nyaman,” tambahnya.

Adapun jumlah anggota yang dikerahkan pada Operasi Ramadaniah 2016, untuk Polres Rembang akan melibatkan 475 personel.

Editor : Akrom Hazami

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Merangkak Naik, Harga Beras di Kudus Tembus Rp 11.500 per Kilogram

Selengkapnya →