MuriaNewsCom
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Konsumsi Listrik Industri di Jepara Selama Ramadan Ini Alami Kenaikan

934
Salah seorang warga sedang mengecek meteran listrik (MuriaNewsCom/Wahyu Khoiruz Zaman)
Salah seorang warga sedang mengecek meteran listrik (MuriaNewsCom/Wahyu Khoiruz Zaman)

             MuriaNewsCom, Jepara – Kebutuhan listrik di Kabupaten Jepara untuk bulan Ramadan ini justru meningkat drastic. Peningkatan mencapai 40 persen dibanding hari biasa. Tak hanya itu, peningkatan justru terjadi pada industri, bukan rumah tangga.

Hal itu disampaikan Manajer PT PLN Rayon Jepara Sunoto. Menurutnya, kenaikan tersebut terjadi di wilayah yang banyak terdapat aktivitas industri. Sedangkan di rumah tangga tidak mengalami kenaikan signifikan.

 “Kenaikan listrik tertinggi berada di wilayah yang banyak terdapat industri tekstil dan mebel. Itu seperti di Desa Wonorejo, Tahunan, Karang Randu Pendo Sawalan, Ngasem, dan Troso,” ujar Sunoto kepada MuriaNewsCom.

Lebih lanjut ia mengemukakan, industri tersebut butuh tambahan energi listrik untuk menggenjot jumlah produksi yang mungkin meningkat saat Ramadan dan Lebaran.“Kenaikan sebesar itu didapatkan dari hasil pengukuran dari trafo-trafo yang kami miliki. Di hari biasa, konsumsi listrik hanya 80 persen,” katanya.

Untuk mengantisipasi kenaikan tersebut dan menghindari terjadinya gangguan yang disebabkan meningkatnya daya yang dibutuhkan, pihaknya memasang trafo sisipan di wilayah yang mengalami kenaikan kebutuhan yang signifikan, bahkan yang telah mengalami overload. Trafo yang dipasang memiliki kekuatan 50 KVA.

“Disebut sisipan karena trafo tersebut memang dipasang khusus saat terjadi lonjakan kenaikan kebutuhan listrik. Salah satu daerah yang sempat mengalami overload energi listrik yakni Kecamatan Batealit. Kami memasang trafo tersebut setelah terjadi kenaikan,” imbuhnya.

Editor : Kholistiono

 

United Futsal Pc

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.