Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Grobogan  >  Artikel ini

Pelepah Pisang Disulap jadi Replika Kapal di Grobogan



Reporter:    /  @ 08:00:15  /  17 Juni 2016

    Print       Email
Jpeg

Pamong Saka Wanabakti Agus Winarno menunjukkan hasil karya anggotanya. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

 

MuriaNewsCom, Grobogan – Sebuah prestasi apik berhasil diraih para pramuka Saka Wanabakti pangkalan Perum Perhutani KPH Purwodadi. Anggota pramuka sudah bisa membikin kerajinan tangan dari pelepah pisang yaitu replika kapal.

“Kemampuan adik-adik dalam membuat kerajinan ternyata sangat bagus. Buktinya, hanya dilatih sehari, mereka sudah bisa bikin beberama model kerajinan dari bahan pelepah pisang,” ungkap Wakil Administratur KPH Purwodadi Ronny Merdyanto yang juga menjabat sebagai Ketua II Pimpinan Saka Wanabakti.

Menurutnya, sebelum menggunakan tanda kecakapan khusus (TKK) Saka Wanabakti, terlebih dahulu seorang anggota harus dibekali keterampilan dan keahlian yang memadai. Setelah itu, mereka akan diuji untuk melaksanakan praktik dari pembekalan keterampilan yang didapat sebelumnya.

Di sisi lain, dengan diadakannya pembekalan tersebut, diharapkan akan bermanfaat bagi anggota. Setidaknya, mereka ini sudah punya bekal sebuah ketrampilan yang bisa dikembangkan untuk mendatangkan pendapatan.

“Bekal keterampilan ini memang penting sekali dimiliki generasi muda. Termasuk adik-adik pramuka ini. Kalau punya ketrampilan minimal mereka bisa buka bekal untuk cari penghasilan,” imbuh Pamong Saka Wanabakti Agus Winarno.

Agus menambahkan, dalam pelatihan tersebut pihaknya menghadirkan pembuat kerajinan dari pelepah pisang Susilo Utomo sebagai instruktur. Kebetulan, pria dari Desa Tambahrejo, Kecamatan Wirosari itu adalah pengurus Saka Wanabakti. Selain gedebog, para pramuka juga dilatih membuat kerajinan dari hasil hutan.

Editor : Akrom Hazami

 

 

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Merangkak Naik, Harga Beras di Kudus Tembus Rp 11.500 per Kilogram

Selengkapnya →