Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Pati  >  Artikel ini

2 Warga Srikaton Pati Ditahan Polisi, Puluhan Warga JMPPK Geruduk Mapolres



Reporter:    /  @ 17:36:10  /  16 Juni 2016

    Print       Email
srikaton e

Puluhan warga JMPPK mendatangi Mapolres Pati menuntut agar penahanan dua warga Srikaton ditangguhkan. (MuriaNewsCom/Lismanto)

 

MuriaNewsCom, Pati – Puluhan warga Jaringan Masyarakat Peduli Pegunungan Kendeng (JMPPK) mendatangi Mapolres Pati, usai menggelar unjuk rasa di DPRD Jawa Tengah, Kamis (16/6/2016).

Kedatangan mereka ke Mapolres Pati tidak terkait dengan penolakan pabrik semen di Pati, tetapi menuntut agar dua orang warga Srikaton, Kayen yang ditahan di Mapolres Pati ditangguhkan.

Dua warga Srikaton yang ditahan, yakni Maskup (56) dan Jumadi (42). Keduanya ditahan di Ruang Tahanan Mapolres Pati untuk kepentingan penyidikan terkait dengan dugaan perusakan tanaman padi di sawah bengkok milik perangkat desa yang dianggap tidak sah.

“Kami datang ke sini untuk menjenguk teman seperjuangan. Kami berharap polisi bisa menangguhkan penahanan,” ujar Ketua JMPPK Gunretno saat menggelar audiensi dengan Kapolres Pati AKBP Ari Wibowo.

Menanggapi tuntutan tersebut, Ari  mengatakan, penahanan dilakukan bagi warga yang tidak kooperatif saat penyidikan. Karena itu, ia berharap agar warga bisa menghargai proses hukum yang sedang berjalan.

Editor : Akrom Hazami

 

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Merangkak Naik, Harga Beras di Kudus Tembus Rp 11.500 per Kilogram

Selengkapnya →