Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Kudus  >  Artikel ini

Mengaji, Kata Murid MI NU Miftahul Ulum, Bisa Hilangkan Mental “Tempe”



Reporter:    /  @ 12:00:16  /  16 Juni 2016

    Print       Email
nagji 2 e

Murid putra membaca Alquran dengan cara bergantian. Siswa yang lainnya ikut menyimak di MI NU Miftahul Ulum 02, Jekulo, Kudus. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

 

MuriaNewsCom, Kudus – Salah satu murid MI NU Miftahul Ulum Honggosoco, Jekulo, Ridwan (10) mengatakan, mengaji Alquran dengan menggunakan pengeras suara bisa melatih mental murid menjadi tidak “tempe” alias lebih berani.

“Kalau di rumah, membaca Alquran sendiri, itu tidak ada yang mendengarkan. Paling yang mendengarkan hanya orang rumah. Kalau mengaji di sekolah dengan memakai pengeras suara maka semua murid bisa mendengarkan,” kata Iwan, panggilan akrabnya.

Hal itulah yang membuat murid lebih berani.  Oleh sebab itu, dengan adanya kegiatan mengaji mengunakan pengeras suara, bisa memberikan pendidikan mental murid.

“Ya setidaknya kita juga bisa tambah pede, tambah berani. Meskipun ada yang salah, ya wajar. Toh juga ada bapak ibu guru sebagai pendamping sekaligus sebagai penyimak untuk meluruskan dan membenarkan bacaan kita,” pungkasnya.

Editor : Akrom Hazami

 

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Jelang Libur Akhir Tahun, Pantai Kartini Siapkan Personel Tambahan

Selengkapnya →