Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Kudus  >  Artikel ini

Agus Imakudin Bantah Keras Dirinya Digerebek Terkait Narkoba



Reporter:    /  @ 20:39:02  /  15 Juni 2016

    Print       Email
Ketua Komisi C DPRD Kudus Agus Imakudin (dua dari kiri, red) memberikan keterangan mengenai berita digerebeknya dirinya oleh polisi atas kasus sabu-sabu, dalam jumpa pers yang digelar di RM Kenari, Rabu (15/6/2016). (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

Ketua Komisi C DPRD Kudus Agus Imakudin (dua dari kiri, red) memberikan keterangan mengenai berita digerebeknya dirinya oleh polisi atas kasus sabu-sabu, dalam jumpa pers yang digelar di RM Kenari, Rabu (15/6/2016). (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

 

MuriaNewsCom, Kudus – Berita digerebeknya salah satu anggota DPRD Kudus, yang kemudian diduga kuat adalah Ketua Komisi C DPRD Kudus Agus Imakudin, terkait dengan narkoba di Semarang akhir pekan lalu, dibantah keras yang bersangkutan.

Hal itu disampaikannya dalam jumpa pers yang digelar di Rumah Makan Kenari, Rabu (15/6/2016) malam. Agus Imakudin yang akrab disapa Udin itu mengatakan, dirinya memang ingin mengklarifikasi apa yang sudah diberitakan di beberapa media terkait dengan keberadaan dirinya.

”Saya mengumpulkan teman-teman (wartawan, red) ini bukan bermaksud untuk mendukung saya. Namun saya ingin meluruskan saja mengenai pemberitaan yang dikaitkan dengan saya, yang katanya digerebek polisi karena kasus sabu-sabu,” terangnya.

Udin mengatakan, berita yang membuat Kudus menjadi ramai itu, memang sangat mengganggu dirinya. Termasuk imbasnya kepada keluarganya, yang juga sangat shock mendengar berita tersebut. ”Keluarga saya, termasuk anak dan istri saya, shock berat dengan pemberitaan ini. Tentu saja ini sangat merugikan saya,” katanya.

Ditegaskan Udin, dirinya tidak pernah digerebek anggota polisi terkait kasus sabu-sabu. Pada waktu itu, yakni Sabtu (4/6/2016), dirinya tengah mengikuti kegiatan dewan. ”Saya ikut kegiatan workshop dewan di Pekalongan. Dari hari Jumat (3/6/2016) sampai Minggu (5/6/2016), saya ikut dalam workshop tersebut bersama anggota dewan lainnya,” jelasnya.

Itu sebabnya, Udin merasa heran bagaimana media kemudian mengaitkan berita penggerebekan itu, dengan dirinya. Pasalnya, setelah dari Pekalongan, dirinya kemudian melakukan kunjungan kerja ke Jakarta, hingga Sabtu (11/6/2016).

Apalagi, Udin mengatakan jika dirinya sangat terganggu, karena dalam berita itu, dirinya dikatakan digerebek bersama seorang perempuan berinisial VA. ”Ini yang kemudian membuat keluarga saya kaget. Sampai-sampai anak dan istri saya pulang ke rumah orang tuanya. Jelas berita ini sangat mengganggu dan membuat saya shock. Sangat merugikan saya,” katanya.

Namun ke depannya, Udin mengaku belum tahu akan melakukan apa. Dia lebih memilih menyerahkannya kepada pengacaranya, yang juga hadir dalam kesempatan tersebut.
”Untuk tindak lanjutnya bagaimana, saya serahkan ke pengacara saya saja. Saya hanya ingin menegaskan, kalau saya sama sekali tidak melakukan apa yang diberitakan tersebut,” tegasnya.

Editor: Merie

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Jelang Libur Akhir Tahun, Pantai Kartini Siapkan Personel Tambahan

Selengkapnya →