Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Pati  >  Artikel ini

Petani Pati Diimbau Jual Hasil Penen Masa Tanam Kedua ke Bulog



Reporter:    /  @ 15:00:59  /  14 Juni 2016

    Print       Email
Babinsa Desa Tlogomojo, Serda Darmanto ikut membantu petani panen padi. (MuriaNewsCom/Lismanto)

Babinsa Desa Tlogomojo, Serda Darmanto ikut membantu petani panen padi. (MuriaNewsCom/Lismanto)

 

MuriaNewsCom, Pati – Komandan Koramil 15/Batangan Kapten Inf Muhammad Sofi’i mengimbau kepada petani di Kecamatan Batangan, Pati untuk menjual hasil panennya kepada Bulog. Hal itu diharapkan agar petani bisa membantu pemerintah dalam menyokong ketahanan pangan nasional.

“Pada masa tanam kedua, sejumlah petani di Desa Tlogomojo, Batangan rencananya akan menyimpannya sebagai cadangan kebutuhan pada musim kemarau mendatang karena sawahnya bersifat tadah hujan, sehingga sulit ditanami. Dari luas sawah 52 hektare, 37 hektare sawah di antaranya belum dipanen,” kata Sofi’i kepada MuriaNewsCom, Selasa (14/6/2016).

Karena itu, ia memerintahkan kepada Babinsa desa setempat, Serda Darmanto untuk memantau, mencatat, dan menjalin kerja sama dengan petugas penyuluh lapangan (PPL) dan kelompok tani (Poktan). Bila ada petani yang akan menjual hasil panen, kata dia, maka diarahkan untuk diserap Bulog.

“Masih ada 37 hektare sawah di Desa Tlogomojo yang belum dipanen pada masa tanam kedua. Kalau ada yang mau jual, memang kami arahkan supaya diserap Bulog. Bulog sendiri representasi dari pemerintah. Serapan gabah ke Bulog diharapkan bisa menopang ketahanan pangan,” imbuhnya.

Menanggapi perintah tersebut, Darmanto menuturkan, saat ini sudah mulai melakukan pendataan kepada petani yang belum memanen padinya. “Kami berharap petani bisa bekerja sama untuk menjual hasil panennya kepada pemerintah, yaitu Bulog,” harapnya.

Editor : Akrom Hazami

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Merangkak Naik, Harga Beras di Kudus Tembus Rp 11.500 per Kilogram

Selengkapnya →