Loading...
You are here:  Home  >  Hukum & Kriminal  >  Artikel ini

Kata Ibu Korban Trafficking Pati,  Anaknya Rajin Salat dan Selalu Diberi Uang Rp 5 Ribu 



Reporter:    /  @ 20:30:29  /  13 Juni 2016

    Print       Email
trafiking 2 e

Suasana sidang pemeriksaan saksi dan saksi korban kasus perdagangan anak di Pati. (MuriaNewsCom/Lismanto)

 

MuriaNewsCom, Pati – Ibu korban trafficking di Pati dihadirkan dalam agenda mendengarkan para saksi dan saksi korban di Pengadilan Negeri Pati, Senin (13/6/2016).

Sang ibu menceritakan, M (17), korban trafficking merupakan anak yang pendiam. Bahkan, ia mendapatkan bantuan pendidikan dari pemerintah desa setempat sebesar Rp 500 ribu per semester.

“Saya tidak curiga apapun, karena dia rajin salat dan mengaji kalau di rumah. Dia sangat tekun. Namun, saya memang jarang komunikasi. Saya tidak bisa HP,” ujar ibu korban di depan Majelis Hakim.

Bahkan, setiap kali pergi, M selalu pamit dengan ibunya yang sudah berusia paruh baya itu. Tidak ada perubahan pada diri M sejak kenal dengan Andro dan dijual kepada pria hidung belang.

“Anak saya biasa-biasa saja, tidak ada perubahan, tidak ada tanda-tanda murung. Saya tidak pernah melihat tasnya ada uang atau tidak. Namun, saya selalu kasih uang Rp 5.000 setiap hari sebagai uang saku sebelum berangkat sekolah,” imbuh ibu.

Terakhir, ibu menuturkan bila anaknya itu jarang bermain dan sering di rumah. Bila mau belanja, biasanya mengajak ibunya. Ia pun tak menyangka bila anaknya itu terlibat kasus pedagangan anak di bawah umur.

Editor : Akrom Hazami

Baca juga :

Miris! Siswi Madrasah Aliyah di Pati Diduga Dijual untuk Pria Hidung Belang

 

 

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Jelang Libur Akhir Tahun, Pantai Kartini Siapkan Personel Tambahan

Selengkapnya →