Loading...
You are here:  Home  >  Hukum & Kriminal  >  Artikel ini

Masyarakat Jepara Diminta Waspadai Uang Palsu



   /  @ 08:00:51  /  12 Juni 2016

    Print       Email
 Salah satu kasus uang palsu yang ditangani Polres Jepara (MuriaNewsCom/Wahyu Khoiruz Zaman)


Salah satu kasus uang palsu yang ditangani Polres Jepara (MuriaNewsCom/Wahyu Khoiruz Zaman)

  MuriaNewsCom, Jepara – Masyarakat di Kabupaten Jepara diminta untuk lebih waspada terhadap peredaran uang palsu di momen bulan suci Ramadan sampai lebaran nanti. Meski sampai saat ini belum ditemukan uang palsu, namun, jika mengaca tahun-tahun sebelumnya, menjelang lebaran ditemukan banyak beredar uang palsu.

Hal ini disampaikan Kapolres Jepara AKBP Samsu Arifin. Menurutnya, Meskipun pihaknya belum menerima laporan dari masyarakat terkait peredaran uang palsu, namun, informasi terkait beredarnya upal di tengah-tengah masyarakat sudah didapat.

“Kasus peredaran uang palsu di Jepara bukan termasuk kasus yang menonjol. Namun bukan berarti luput dari perhatian. Kami meminta masyarakat untuk selalu waspada terhadap peredaran uang palsu,” ujar Kapolres.

Selain berkaca dari tahun-tahun lalu, pihaknya juga mengaca dari sejumlah kasus di kota-kota lain. Menjelang lebaran seperti saat ini uang palsu banyak beredar. “Saat Ramadan seperti sekarang, perputaran uang cepat sekali. Nah, biasanya para pelaku memanfaatkan momentum seperti saat ini,” katanya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, biasanya para pelaku mengedarkan uang palsu pada malam hari. Terget sasaran peredarannya tidak lagi toko-toko besar, melainkan warung-warung kecil di tepi jalan. Modusnya, uang palsu digunakan untuk berbelanja barang-barang kebutuhan.“Apalagi sekarang para pelaku pemalsu uang ini sudah canggih-canggih. Kalau dilihat sekilas, upal benar-benar menyerupai uang asli,” ungkapnya.

Ia menambahkan, agar tidak menjadi korban peredaran uang palsu, masyarakat diminta jeli meneliti uang. Minimal dengan melihat, meraba dan menerawang. Uang asli, jika diraba memiliki permukaan kasar. Itu karena angka nilai uang dicetak timbul.

Berdasarkan catatan MuriaNewsCom, sepanjang tahun 2015, tercatat tiga kasus peredaran upal berhasil diungkap jajaran Polres. Jumlahnya mencapai puluhan juta. Seperti kasus pada April 2015, belasan juta uang palsu dari Kabupaten Kudus diedarkan di wilayah Kabupaten Jepara berhasil diungkap. Modus peredarannya dengan membelanjakan uang palsu di warung-warung kecil.

Editor : Kholistiono

 

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Jelang Libur Akhir Tahun, Pantai Kartini Siapkan Personel Tambahan

Selengkapnya →