Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Blora  >  Artikel ini

Pemkab Blora Desak Pertamina dan PGN Segera Realisasikan Program City Gas



   /  @ 14:55:46  /  11 Juni 2016

    Print       Email
Central Processing Plant (CPP) Blok Gundih, Desa Sumber, Kecamatan Kradenan, penyuplai gas untuk program city gas di kabupaten Blora. (MuriaNewsCom/Rifqi Gozali)

Central Processing Plant (CPP) Blok Gundih, Desa Sumber, Kecamatan Kradenan, penyuplai gas untuk program city gas di kabupaten Blora. (MuriaNewsCom/Rifqi Gozali)

 

  MuriaNewsCom, Blora – Pemerintah Kabupaten Blora melalui Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) meminta agar Pertmanina  Eksplorasi dan Produksi (PEP) Cepu dan Perusahaan Gas Negara (PGN) segera mengoperasikan program city gas bagi masyarakat Ring 1 Proyek Pengembangan Gas Jawa (PPGJ) Blok Gundih, Desa Sumber, Kecamatan Kradenan, Blora.“Harapan kami, program city gas segera dilaksanakan agar masyarakat bisa langsung menikmati,” ujar Setyo Edi, Kepala Dinas ESDM Blora, kepada  MuriaNewsCom, Sabtu (11/6/2016).

Sebelumnya, Bupati Blora Djoko Nugroho juga berharap, agar Ramadan kali ini, program city gas bisa terlaksana, sehingga masyarakat bisa menikmatinya. Itu diungkapkan ketika rapat koordinasi dengan pejabat Kementerian ESDM, beberapa waktu lalu. Kendati demikian, sampai saat ini belum ada tanda-tanda akan dilaksanakan program tersebut.

Menurut Setyo Edi, hingga kini program city gas belum terlaksana, karena antara Pertamina EP Cepu dan PGN masih belum ada kesepakatan  atas pemasangan alat Shut Down Valve (SDV) dan H2S Analyzer. Kedua alat tersebut merupakan alat yang berfungsi menyaring dan menghentikan pasokan gas dari central processing plan (CPP) ke rumah warga. Sebab, kadar H2S (Hidrogen Sulfida) yang dihasilkan CPP cukup tinggi.“Dari informasi yang kami dapatkan, Kementerian ESDM menunjuk siapa yang diserahi tugas menyediakan kedua alat tersebut. Namun, hingga kini juga belum dilaksanakan,” ujar Setyo Edi.

Dalam program city gas tersebut, sebelumnya direncanakan akan dimulai pada Februari 2016. Namun, karena  berbagai alasan, akhirnya mundur. Terakhir, direncanakan pada Juni atau Ramadan kali ini akan dioperasikan, namun, sampai saat ini juga belum ada tanda-tanda.Agus Amperianto, Field Manager EP Asset 4 Field Cepu, berharap, program city gas bisa terlaksana secepatnya. “Saya berharap juga secepatnya. Tapi safety juga kita utamakan,” ujarnya.

Editor : Kholistiono

 

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Kosek Kos-kosan dan Penginapan, 9 Pasangan Mesum di Grobogan Terjaring

Selengkapnya →