Loading...
You are here:  Home  >  Energi  >  Artikel ini

Soal Distribusi BBM dan Elpiji ke Karimunjawa Masih Perlu Dibahas Lebih Matang, Ini Rencana Pemkab Jepara



   /  @ 12:30:17  /  11 Juni 2016

    Print       Email

f-elpiji

  MuriaNewsCom, Jepara – Solusi mengenai persoalan distribusi bahan bakar minyak (BBM) dan gas elpiji ke Karimunjawa masih belum sepenuhnya tuntas, sehingga masih perlu dimatangkan, agar tidak ada lagi persoalan di kemudian hari. Sampai saat ini upaya mendapatkan solusi yang final masih tengah diproses pihak pemerintah.

Kabag Perekonomian Setda Jepara Eriza Yulianto mengatakan, Pemkab Jepara masih akan membahas sistem pengangkutan ke Karimunjawa bersama pihak terkait. Pembahasan ini diarahkan pada masalah alat transportasi yang diperbolehkan dan sesuai dengan undang-undang yang mengatur masalah distribusi BBM dan gas elpiji.

“Distribusi BBM dan gas elpiji 3 kilogram rencananya akan melibatkan beberapa Agen Premium dan Minyak Solar (APMS) yang selama ini sudah ada di Karimunjawa. Mereka akan diajak berembug untuk terlibat dalam sistem pendistribusian ke Karimunjawa.  Termasuk dengan adanya rencana dilibatkannya Perusda Jepara untuk masalah ini, juga masih terus dibicarakan,” terang Eriza kepada MuriaNewsCom, Sabtu (11/6/2016).

Menurutnya, Pertamina dalam hal ini sudah siap, jika sudah ada alat transportasi yang secara hukum tidak melanggar aturan. APMS, atau gabungan APMS, atau kerjasama gabungan APMS dengan Perusda, atau Perusda sendiri nantinya akan ditunjuk sebagai agen distribusi di Karimunjawa. Agen ini akan menjadi distributor BBM dan elpiji di Karimunjawa. Sehingga, nantinya harga BBM di Karimunjawa akan sama dengan yang berlaku di Jepara bagian daratan.

“Perbedaan harga BBM dan Elpiji 3 kg nantinya masih mungkin terjadi untuk wilayah-wilayah Karimunjawa di luar pulau Karimunjawa. Bisa jadi akan ada selisih harga untuk pulau-pulau di luar Karimunjawa. Namun yang jelas, proses ini masih akan kami lanjutkan, dan mudah-mudahan segera terwujud,” ungkapnya.

Berkaitan dengan masalah alat transportasi, Pemkab Jepara dalam hal ini masih akan membahasnya dengan Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Tengah. Pembahasan itu berkait dengan ketentuan-ketentuan alat transportasi yang bisa digunakan untuk membawa BBM dan gas elpiji ke Karimunjawa.

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Letkol Andri Serahkan “Mahkota” Kepemimpinan Kodim 0718/Pati untuk Letkol Arief

Selengkapnya →