Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Kudus  >  Artikel ini

Ekonomi jadi Alasan Wanita Setengah Baya Ini Tetap Nekat jadi PSK



Reporter:    /  @ 15:06:43  /  10 Juni 2016

    Print       Email

f-psk 2

  MuriaNewsCom, Kudus – Seorang perempuan setengah baya, SY (48) yang merupakan pekerja seks komersial (PSK) terjaring razia Satpol PP Kudus ketika kedapatan mangkal di depan Kantor PMI Jati, Kudus, pada Kamis (9/6/2016) malam.

Dalam pengakuannya, SY yang merupakan warga Wirosari, Grobogan, tersebut nekat masih menjadi PSK karena alas an ekonomi yang sulit. Untuk itu, dia nekat masih sering mangkal di beberapa lokasi yang ada di Kudus.

“Alasannya karena terpaksa, masalah ekonomi yang kurang membuat dirinya menekuni dunia gelap menjadi PSK. Dia terdesak kebutuhan keluarga, begitu pengakuannya,” kata Kepala Satpol PP Kudus Abdul Halil kepada MuriaNewsCom.

Alasan seperti itu, menurutnya bukan kali pertama disampaikan PSK ketika terjaring razia. Sebelum-sebelumnya, katanya, saat patroli dan mendapatkan PSK, maka alasan yang dikeluarkan menjadi PSK adalah masalah ekonomi.”Bukan hanya PSK, para pemandu karaoke (PK) juga demikian. Mereka mengaku masalah ekonomi hingga akhirnya bekerja sebagai PK,” ujarnya.

Menurutnya, kebanyakan dari mereka yang memilih jalan tersebut karena korban permasalahan di dalam rumah tangga. Untuk itulah mereka sampai terjun menjadi PSK.

Editor : Kholistiono

 

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Merangkak Naik, Harga Beras di Kudus Tembus Rp 11.500 per Kilogram

Selengkapnya →